Kamis, 22 Februari 2024
Agung Pratnyawan : Jum'at, 14 April 2023 | 14:15 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Hitekno.com - Banyak pihak yang mulai menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) seperti chatbot ChatGPT. Bahkan Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo pun mengakui menggunakan teknologi AI juga.

Diwartakan Suara.com, Kominfo mengakui pihaknya memanfaatkan teknologi AI untuk tugas membuat naskah pidato konferensi pers.

Pidato itu dibacakan oleh Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan saat membuka acara Penandatanganan Kerja Sama Pengembangan Natural Language Processing (NLP) antara Kominfo dengan Korika BRIN.

"By the way, tadi semua dibuat oleh AI," ucap pria yang akrab disapa Semmy ini dalam konferensi pers di Kantor Kominfo, Kamis (13/4/2023).

Pidato itu menjelaskan soal NLP yang digadang menjadi potensi besar untuk berinteraksi dengan teknologi. Berikut isi pidato Kominfo yang dibuat dengan teknologi AI yang ditunjukkan kepada wartawan.

Sebagai salah satu teknologi paling inovatif dalam bidang kecerdasan buatan... natural language processing memberikan potensi besar untuk mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi... dan meningkatkan efisiensi dalam berbagai aspek kehidupan.

Kerja sama ini bertujuan untuk menciptakan teknologi kecerdasan artifisial yang dapat melakukan analisis hoaks dan sentimen//
Kita akan membuat algoritma yang dibuat melalui teknik Natural Language Processing dan Machine Learning... yang dapat menjalankan fungsi pengawasan atas hoaks dan sentimen di media sosial//
Kerja sama antara Aptika dengan Korika ini diharapkan dapat mengembangkan natural language processing... termasuk teknologi terbaru... aplikasi praktis... dan tantangan yang masih dihadapi//

Harapannya... dengan adanya diskusi dan kolaborasi antara para ahli dan pemangku Kepentingan... kita dapat mencapai kemajuan yang signifikan dalam pengembangan teknologi ini//

Teknologi AI yang Digunakan Kominfo 

Saat ditanya platform apa yang dipakai, Semmy enggan menjawab karena itu bisa dianggap promosi.

"Nah enggak boleh, entar kan promosi, hahaha," jawab pria yang akrab disapa Semmy ini dalam konferensi pers di Kantor Kominfo, Kamis (13/4/2023).

Ia juga memberikan tips untuk menggunakan platform teknologi AI seperti ChatGPT maupun platform lain. Menurutnya, semakin banyak pengguna memberikan banyak instruksi, maka hasilnya juga akan semakin bagus.

"Terbayang loh kalau kalian mengetik berita, save, jadi," katanya kepada wartawan di lokasi.

Lebih lanjut ia menyebut kalau tulisan hasil edit AI ini tidak bisa langsung dijadikan naskah pidato. Pasalnya mereka juga melakukan proses editing sesuai kebutuhan.

"Pasti edit-edit dulu, kan namanya machine learning. Dia harus dilatih-latih terus, sesuai dengan keinginan kamu. Diajak ngobrol dulu, itu akan membantu," tukasnya.

Itulah pengakuan Kominfo yang menggunakan teknologi AI untuk membuat naskah pidato konferensi pers. Namun apakah platform yang digunakan? Apakah ChatGPT yang sempat viral? (Suara.com/ Dicky Prastya)

BACA SELANJUTNYA

ChatGPT Sampai di India, Pengguna Keluhkan Baterai Boros dan HP Panas