hitekno.com - Komika Kiky Saputri kerap melakukan roasting kepada tokoh publik hingga artis ternama. Pernyataan Polda Metro Jaya terkait video viral Mario Dandy yang dianggap editan tak luput dari "roastingan" Kiky Saputri.
Pantauan dari Trends24.in, "Editan" masuk dalam 15 besar jajaran trending topik Twitter pada Minggu (28/05/2023).
Pembahasan Editan populer setelah dicuitkan lebih dari 30 ribu kali oleh netizen.
Pendorong "Editan" masuk dalam trending topik salah satunya berasal dari pernyataan perwakilan dari Polda Metro Jaya.
Dalam video yang beredar, Mario terlihat sedang duduk dengan pakaian berwarna gelap dan tangan yang belum terikat.
Lalu video beralih, dengan tersangka Mario yang menggunakan baju tahanan dan mengucapkan maaf ke keluarga korban David Ozora.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko memberikan penjelasan terkait dengan viralnya video tersebut.
“Video tersebut menggambarkan dua peristiwa yang melalui proses editing digabungkan menjadi satu frame dengan menambahkan teks dan back sound effeck sehingga menimbulkan persepsi negatif,” kata Trunoyodo, dikutip dari PMJ News dan Suara.com.
Kiky Saputri mengunggah ulang pemberitaan media nasional yang turut menyoroti pernyataan dari Polda Metro Jaya.
Komika ini menyindir bahwa kepolisian di Indonesia ternyata lebih lucu dari acara parodi Lapor Pak.
"Yang suka ngelawak polisi Lapor Pak, tapi yang lebih lucu polisi beneran. Hadeh (emoticon tertawa)," kata Kiky Saputry melalui akun Twitter-nya pada Minggu (28/05/2023).
Sindiran dari Kiky Saputri langsung viral dan memperoleh dukungan dari netizen.
"Awas ada bakso-bakso," cuit @hol**is*om.
"Gimana sih member Lapor Pak diisi para pelawak dan komika masak kalah lucu sama ini," komentar @c**on**yeji.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi