hitekno.com - Komika Kiky Saputri kerap melontarkan kritikan pedas yang dibalut dengan guyonan melalui media sosial. Pemeran Neti di Imperfect the Series ini berpendapat bahwa Putri Ariani pasti kecapekan.
Bukan kecapekan karena menyanyi, Kiky Saputri mengungkap bahwa Putri Ariani kecapekan karena "ditunggangi kepentingan politik".
Perlu diketahui, Putri Ariani berhasil tampil menawan di acara pencarian bakat America’s Got Talent (AGT).
Video Putri Ariani telah ditonton puluhan juta kali dan berhasil trending di belasan negara.
Sebagai informasi, Putri Ariani mendapat banyak pujian setelah memperoleh Golden Buzzer di America's Got Talent.
Gadis bersuara emas ini dianugrahi Golden Buzzer oleh produser eksekutif acara tersebut, Simon Cowell.
Setelah tampil menawan, Putri Ariani banyak mendapat ucapan selamat dari publik figur hingga tokoh politik.
Dalam 2 minggu terakhir, beberapa tokoh politik telah mengundang dan mengapresiasi Putri Ariani.
Kiky Saputri lantas merasa prihatin serta kasihan terhadap Putri Ariani. Ia memberikan sindiran melalui ilustrasi percakapan dua tokoh fiksi.
"A: Kasihan Putri Ariani, punggungnya pasti kecapekan. B: Hah, Kenapa emang? A: Itu ditunggangi kepentingan politik," cuit Kiky Saputri.
Postingan yang dibagikan Kiky Saputri viral setelah memperoleh lebih dari 2.800 retweet dan dilihat 918 ribu kali.
Cuitan Kiky Saputry mendapat sorotan serta beragam komentar dari netizen.
"Bakalan sibuk mondar-mandir dapet hadiah dari pejabat nih kayaknya, Putri Ariani kalo rekeningnya nggak muat, nanti tak kasih rekeningku. Masa kampanye gini pejabat pada bakar duit. Siap-siap aja Putri dijilat sana-sini," kata @bu**nmi**nium.
"Hati-hati Kak Kiky, nanti kamu digrebek buzzer," komentar @se**ti**aja.
"Bener. Tiba-tiba banyak tokoh yang langsung gandeng dia. Duh, kepentingannya itu loh. Butuh kalau perlu aja," pendapat @ke**da**ongok.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025