Bella
Elon Musk. (YouTube/ TED)

Hitekno.com - Pemilik platform X, Elon Musk, mengumumkan bahwa pihaknya akan mulai menyisipkan iklan dalam respons yang dihasilkan oleh chatbot kecerdasan buatan Grok.

Langkah ini menjadi upaya strategis untuk menghidupkan kembali lini bisnis iklan X yang tengah merosot setelah ditinggal oleh mantan CEO Linda Yaccarino.

Pernyataan tersebut disampaikan Musk dalam diskusi langsung bersama para pengiklan pada Rabu, seperti dilaporkan Financial Times.

Menurutnya, kehadiran iklan dalam Grok menjadi solusi untuk menutupi biaya operasional yang mahal, terutama kebutuhan perangkat keras seperti GPU (Graphics Processing Unit).

Ilustrasi Grok

“Fokus kami sejauh ini adalah membuat Grok menjadi AI paling cerdas dan akurat di dunia, dan saya pikir kami telah cukup berhasil dalam hal itu,” ujar Musk dalam siaran langsung tersebut.

“Kini kami akan mengalihkan perhatian pada bagaimana membiayai GPU mahal itu.” lanjutnya.

Dalam penjelasannya, Musk menyebut bahwa pengiklan nantinya dapat membayar agar produk atau layanan mereka muncul sebagai rekomendasi saat pengguna mengajukan pertanyaan kepada Grok.

Hal ini diyakini sebagai pendekatan iklan yang jauh lebih kontekstual dan relevan.

“Jika seorang pengguna sedang mencoba memecahkan suatu masalah [dengan bertanya ke Grok], maka menampilkan iklan solusi spesifik akan sangat ideal pada saat itu,” tambahnya.

Langkah ini bukan hanya strategi monetisasi Grok semata, tetapi juga bagian dari rencana lebih besar Musk untuk memadukan teknologi milik xAI, startup kecerdasan buatan miliknya, dengan platform X.

Baca Juga:
Segera Klaim Kode Redeem FF Spesial Naruto, Raih Peluang 1000 Diamond Gratis 8 Agustus 2025

Salah satu tujuan utamanya adalah meningkatkan akurasi penargetan iklan agar lebih tepat sasaran dan personal.

Sebagaimana diketahui, xAI sebelumnya telah mengakuisisi platform X pada awal tahun ini dalam kesepakatan senilai 45 miliar dolar AS.

Dengan akuisisi tersebut, integrasi antara kemampuan AI canggih dan jaringan sosial luas yang dimiliki X dinilai akan menciptakan ekosistem baru dalam dunia periklanan digital.

Meski demikian, belum ada kejelasan kapan fitur iklan dalam Grok akan resmi diluncurkan ke publik, atau bagaimana bentuk tampilan iklannya nanti.

Namun sejumlah analis memprediksi, langkah ini bisa menjadi penentu masa depan platform X yang tengah berjuang mendapatkan kembali kepercayaan pengiklan.

Sejak Musk mengambil alih Twitter dan mengubah namanya menjadi X, perusahaan menghadapi tantangan serius dalam mempertahankan pendapatan iklan. Banyak pengiklan besar hengkang karena kekhawatiran atas moderasi konten dan arah kebijakan baru platform tersebut.

Kini, lewat kombinasi Grok, xAI, dan pendekatan iklan berbasis AI, Musk tampaknya ingin membuka babak baru dalam dunia periklanan digital yang lebih cerdas, kontekstual, dan tentu saja, menguntungkan.