Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta
4 Hal yang Terjadi jika Perang Nuklir Pecah

hitekno.com - Sejak puluhan tahun lalu tepatnya pada 6 dan 9 Agustus 1945, kita belum melihat dampak yang lebih besar dari Bom Atom Hiroshima Nagasaki.

Dua bom tersebut sudah memakan korban lebih dari 200 ribu orang di Hiroshima dan Nagasaki.

Meskipun bom atom Hiroshima dan Nagasaki mengakhiri perang dunia ke II, namun kita tidak bisa menyangkal betapa kejamnya efek dari kedua bom itu.

Jika dulu Amerika membuat bom nuklir yang hanya “mampu” memusnahkan setengah kota, namun perkembangan teknologi telah membuat Amerika dan negara-negara lainnya mampu membuat bom yang memusnahkan seluruh kota bahkan satu negara sekalipun dalam hitungan detik.

Luar biasa bukan? Yuk kita simak beberapa hal yang terjadi jika perang nuklir pecah:

1. Tidak Ada Jasad yang Tersisa

Dilansir dari metro.co.uk salah satu saksi pada penyerangan kota Hiroshima menyatakan bahwa ribuan jasad orang yang berada sekitar bom akan musnah tak berbekas.

Jika senjata nuklir sudah berkali-kali lipat canggihnya maka bisa dipastikan dalam radius 10 km saja jasad korban nuklir akan hilang bersama dengan gelombang panas bom.

2. Hilangnya Suatu Negara

Bom ini diklaim memiliki efek 2000 kali lipat daripada Bom Hiroshima dan Nagasaki.

Kekuatan bom Satan II atau dikenal sebagai RS-28 Sarmat mampu menyapu negara seluas Perancis dalam sekejap saja. 

3. Makin Banyak Korban Pasca Ledakan Bom

Reaksi kimia tersebut dapat membuat hujan hitam pekat yang membuat ratusan ribu orang akan mati karena terkena radiasi.

4. Krisis Pangan dan Kelaparan

Selain itu, jutaan tanaman akan mengalami mutasi akibat radiasi bom nuklir.

Mutasi pada DNA tanaman membuat daerah yang terkena bom nuklir akan gagal panen.

Hitekno.com/Rezza Dwi Rachmanta