Jum'at, 25 September 2020
Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta : Kamis, 24 Mei 2018 | 22:43 WIB

Hitekno.com - Galaksi selalu berubah secara perlahan, tidak mengherankan kita dapat menemukan galaksi yang sangat menarik. Mereka memberi kita gambaran spektakuler evolusi galaksi ini.

Sekarang para peneliti telah melihat ke lokasi pusat terdekat yang dikenal sebagai NGC 6240.

Dilansir dari Daily Galaxy, para astronom telah melihat untuk pertama kalinya emisi dari kedua lubang hitam supermasif pada inti NGC 6240.

Galaksi biasanya hanya memiliki satu di pusatnya, tetapi karena objek ini belum selesai digabung, maka lubang hitam belum bertabrakan.

Interaksi antara mereka dan bahan-bahan dari galaksi asli telah menghasilkan pemandangan yang luar biasa.

Pemandangan itu berbentuk awan gas 30.000 tahun cahaya di dalam bentuk kupu-kupu yang sedang terbang.

Kupu-kupu dihasilkan oleh "angin" panas yang dilepaskan oleh lubang hitam yang dikombinasikan dengan materi yang dikeluarkan dari bintang.

Kupu-kupu akan memiliki efek besar pada galaksi secara keseluruhan.

"Kami membedah kupu-kupu itu," kata Müller-Sánchez dari Departemen Ilmu Astrophysical dan Planetary CU Boulder (APS).

"Ini adalah galaksi pertama di mana kita dapat melihat angin dari dua lubang hitam supermasif dan aliran gas ionisasi rendah dari pembentukan bintang pada saat yang sama."

Dalam penelitian yang diterbitkan di Nature.com, tim peneliti menemukan bahwa dua kekuatan yang berbeda telah menimbulkan nebula.

Sudut barat laut kupu-kupu, misalnya produk angin bintang, atau gas yang dilepaskan oleh bintang melalui berbagai proses.

Sudut timur laut, di sisi lain, didominasi oleh satu kerucut gas yang dikeluarkan oleh sepasang lubang hitam.

Hasil dari lubang hitam itu menelan debu dan gas galaksi dalam jumlah besar selama proses penggabungan mereka.

Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya bahwa dengan satu lubang hitam saja bintang akan langsung tersedot dan benda-benda sekitarnya juga akan tertarik ke dalam lubang hitam tersebut.

Dengan penemuan ini maka dunia sains akan menemukan kejadian fenomenal dimana dengan satu galaksi yang memiliki 2 lubang hitam akan menjadi pemakan bintang yang fenomenal di seluruh alam semesta.