Senin, 28 September 2020
Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta : Kamis, 06 September 2018 | 12:30 WIB

Hitekno.com - Sebuah laporan baru dari sebuah kongres internasional memberikan mandat kepada NASA untuk mengintensifkan pencarian alien dan exoplanet. NASA didesak agar mereka memperbaiki strategi dan meningkatkan kemampuan peralatannya agar mempercepat pencarian kehidupan asing.

Kongres itu dihadiri oleh banyak gabungan ilmuwan dan menghasilkan sebuah studi baru.

Laporan studi baru tersebut ditulis oleh National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine yang menyoroti beberapa prioritas strategis.

Ilustrasi exoplanet dengan bulan di dekatnya. (Calcada)

National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine atau sering disebut dengan NASEM merupakan akademi nasional yang anggotanya terdiri dari para ilmuwan, peneliti, teknisi profesional dan fisikawan.

NASEM memberikan rekomendasi yang bertujuan untuk membantu para ilmuwan memiliki sumber daya yang mereka butuhkan untuk mempelajari planet luar angkasa (Exoplanet).

Mereka juga mendesak agar NASA lebih serius lagi dalam memperjuangkan pencarian alien atau kehidupan asing.

Dikutip dari Gizmodo, NASEM memberikan strategi untuk mengembangkan penelitian mengenai exoplanet dalam 10 tahun ke depan.

Secara garis besar, laporan menawarkan dua tujuan inti bagi para ilmuwan exoplanet.

Pertama, para astronom dan astrobiolog perlu memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana sistem planet terbentuk dan berevolusi, termasuk deskripsi yang lebih baik tentang arsitektur sistem planet, komposisi, dan lingkungan.

Ilustrasi Alien. (Santa Cruz)

Kedua, mereka perlu belajar cukup banyak tentang exoplanet untuk membuat prediksi mengenai kelayakhunian, dan untuk membuat pencarian kehidupan alien yang ada dalam sistem terluar tata surya.

Di dalam sektor infrastruktur, NASA diminta untuk mengembangkan teleskop ruang angkasa canggih untuk memungkinkan pencitraan langsung dari planet terluar tata surya.

Selain itu, NASA harus berinvestasi dalam penelitian astronomi berbasis darat. Dua observatorium masa depan, Giant Magellan telescope (GMT) dan Thirty Meter Telescope (TMT), akan menawarkan kemajuan dalam pencitraan dan spektroskopi (mengukur penyerapan dan emisi cahaya) dari seluruh sistem planet.

Observatorium ini juga akan dapat mendeteksi molekul, seperti oksigen, di atmosfer planet yang jauh. GMT saat ini sedang dibangun, tetapi TMT belum disetujui.

Ilustrasi exoplanet dari teleskop Kepler. (NASA)

NASA diminta untuk membuat Wide Field Infrared Survey Telescope (WFIRST), sebuah teleskop yang mempunyai kemampuan lebih baik daripada teleskop Kepler.

Kemampuan WFIRST mampu melakukan survei planet dengan jarak yang lebih jauh sehingga mampu menemukan exoplanet.

Selain itu NASA didesak segera meluncurkan Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS) dan James Webb Space Telescope (JWST) secepatnya.

Ilustrasi Alien. (Santa Cruz)

Satelit dan teleskop tersebut mampu mendeteksi apakah atmosfer di sistem planet terluar (exoplanet) mendukung kehidupan asing (alien) atau tidak.

Laporan juga menyebutkan bahwa identifikasi kehidupan di suatu planet terluar tidak akan dicapai oleh satu tim peneliti atau metode tunggal.

Pencarian alien hanya akan berhasil apabila ada kolaborasi dari para astrofisikawan, ilmuwan planet, ilmuwan Bumi dan ahli biologi.