hitekno.com - Dalam kasus konsumsi ekstasi, biasanya terjadi pada manusia. Namun, apa jadinya jika hal tersebut terjadi pada hewan?
Beberapa peneliti baru-baru ini melakukan sebuah reset yang menemukan bahwa pil ekstasi membuat gurita yang sebelumnya sangat anti sosial dan suka menyendiri, menjadi lebih tertarik dengan lingkungan sekitar.
Pada jurnal Current Biology, para peneliti mencoba untuk mempelajari warisan evolusi perilaku sosial pada hewan.
Dilansir dari IFL Science, para peneliti ini membagi akuarium menjadi tiga bagian dengan beberapa objek yang berbeda tiap bagiannya.
Para peneliti ini memberi dosis ekstasi dalam akuarium tersebut dan merekam berapa waktu yang dihabiskan si gurita dalam rentang waktu 30 menit.
Hasil penelitian ini menemukan bahwa gurita menunjukkan perilaku di luar karakter biasanya. Hewan ini menghabiskan banyak waktu dengan gurita lain serta melakukan kontak non agresif pada gurita lainnya.
Hewan gurita dikenal sebagai salah satu hewan yang tidak bertulang belakang dan memiliki perilaku paling kompleks.
Pil ekstasi pada gurita membuat hewan ini menyebabkan pelepasan serotonin atau hormon yang membuat kita merasa tenang dan senang.
Hasil penelitian lain menduga bahwa kemungkinan perilaku tidak biasa ini ditunjukkan gurita sebagai hasil adaptasinya sebagai hewan yang hidup di laboratorium.
Bisa saja saat di alam bebas, gurita akan menunjukkan perilaku berbeda saat diberi pil ekstasi.
Lebih lanjut, hasil penelitian ini juga menemukan bahwa adanya kemiripan antara efek pil ekstasi pada manusia dan pada gurita. Menarik?
Berita Terkini
-
Indonesia Terancam Kehilangan Pengetahuan yang Selama Ratusan Tahun Menjaga Alam
-
Bukan Sekadar Hiburan, Ternyata Film Horor Bisa Latih Mental Hadapi Stres
-
Ilmuwan Temukan Topeng dan Cangkir Berusia 5.000 Tahun, Terbuat dari Tulang Manusia
-
BMKG Ungkap Biang Kerok Cuaca Panas, Musim Pancaroba dan Posisi Matahari Jadi Alasan
-
AI Bisa Ciptakan Virus yang Membunuh Bakteri, Haruskah Manusia Takut?