hitekno.com - Gunung anak Krakatau tercatat aktivitasnya mulai meningkat pada awal Oktober 2018. Gunung yang terletak di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung masih tak aman bagi wisatawan apabila mendekat.
Sepanjang pengamatan Senin (1/10/2018) hingga Selasa dini hari dari CCTV, teramati sinar api, aliran lava pijar ke Selatan dan lontaran pijar ke segala arah.
Dikutip dari Suara, pada periode tersebut terdengar suara dentuman dan getaran dengan intensitas lemah hingga kuat dirasakan di Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau.
Pantauan petugas pos pantau Gunung Anak Krakatau di Pasauran, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Deny Mardiono mengatakan, berdasarkan pemantauan sejak tanggal 2 Oktober 2018, setidaknya terjadi 156 kali letusan dalam sehari.
Dilihat dari sejarahnya, Gunung Anak Krakatau memiliki reputasi kuat baik dalam sejarah di Indonesia maupun sejarah dunia.
Gunung Anak Krakatau berstatus waspada sejak tanggal 26 Januari 2012 sampai sekarang. Radius zona berbahaya ada di dalam radius 2 kilometer.
Berikut sejarah tersembunyi mengenai Gunung Anak Krakatau yang jarang orang tahu:
1. Terbentuk dari ledakan mega dahsyat.
Ledakannya setara dengan 3.000 bom atom Hiroshima atau 26 kali lebih kuat dari bom hidrogen terkuat saat ini.
Tsunami setinggi 100 kaki atau 30,5 meter langsung tercipta setelah ledakan terjadi. Ledakan Gunung Krakatau melemparkan batu apung sejauh 5.331 kilometer 10 hari kemudian. Korban yang tewas mencapai 36.489 orang.
2. Mempunyai waktu yang lama untuk pulih
Ular piton menempati pulau pertama kali dengan berenang sementara ular kawat terbawa ke pulau melalui kayu yang hanyut.
3. Menginspirasi seniman ternama pasca letusan.
Lukisan karya Munch sangat terkenal dengan judul The Scream itu menampilkan warna langit di atas Norwegia pasca letusan.
Dikuti dari The Age, The Scream ada dalam empat versi: dua pastel (1893 dan 1895) dan dua lukisan (1893 dan 1910). Pastel The Scream 1895 bahkan pernah dilelang di tahun 2012 dengan harga 119.922.500 dolar AS atau Rp 1,8 triliun.
4. Menginspirasi karya ''Pop Culture''
Film itu menceritakan tentang seorang kapten laut Amerika dan seorang pemimpin bajak laut berpacu mencari berlian yang tersembunyi di Krakatau.
Krakatau menginspirasi karya film lain seperti Crack of Doom (1966), Krakatau (1977), Krakatoa: Volcano of Destruction (2006), dan Krakatoa (2008).
5. Sangat Aktif
Olhe karena itu Gunung Anak Krakatau berstatus waspada dan wisatawan diharap tak mendekat dalam jangkauan 2 kilometer.
Gunung Anak Krakatau sempat mengilang lima kali sebelum memantapkan dirinya sebagai pulau permanen pada tahun 1930.
Gunung Anak Krakatau tercatat mulai sangat aktif sejak tahun 1972 sehingga semua orang harus berhati-hati di dekat gunung ini.
Itulah tadi sejarah tersembunyi Gunung Anak Krakatau, yuk bagikan artikel ini agar makin banyak orang tahu!
Berita Terkini
-
Indonesia Terancam Kehilangan Pengetahuan yang Selama Ratusan Tahun Menjaga Alam
-
Bukan Sekadar Hiburan, Ternyata Film Horor Bisa Latih Mental Hadapi Stres
-
Ilmuwan Temukan Topeng dan Cangkir Berusia 5.000 Tahun, Terbuat dari Tulang Manusia
-
BMKG Ungkap Biang Kerok Cuaca Panas, Musim Pancaroba dan Posisi Matahari Jadi Alasan
-
AI Bisa Ciptakan Virus yang Membunuh Bakteri, Haruskah Manusia Takut?