hitekno.com - Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) berencana mengirim dua astronot perempuan untuk melayang bebas (spacewalk) di ruang angkasa gagal karena alasan sepele, tak ada baju astronot yang cocok untuk dua astronot perempuan tersebut.
Pada awal Maret ini NASA mengumumkan bahwa Christina Koch dan Anne McClain akan ambil bagian dalam spacewalk yang rencananya berlangsung pada 29 Maret.
Dua perempuan itu akan keluar dari Stasiun Antariksa Internasional (ISS) untuk memasang baterai-baterai baru pada stasiun yang melayang di orbit Bumi tersebut.
Belum pernah sebelumnya dua orang astronot perempuan melakukan aksi itu bersamaan. Pernah ada astronot perempuan melakukan spacewalk, tetapi ditemani oleh astronot lelaki. Lebih sering lagi spacewalk dilakukan oleh dua astronot lelaki.
McClain sendiri pekan lalu sudah melakukan spacewalk dan ia menjadi perempuan ke-13 dalam sejarah yang pernah menjalani aksi itu. Koch rencananya akan menjadi perempuan ke-14 yang pernah berjalan di luar angkasa.
Adapun perempuan pertama yang pernah melayang bebas di antariksa adalah kosmonot Rusia bernama Svetlana Savitskaya. Ia melakukannya sekitar 35 tahun lalu.
Memakai baju astronot bukanperkara yang mudah. Pasalnya karena ketika berada di luar angkasa, akibat adanya gaya mikrogravitasi, tubuh manusia akan menjadi lebih tinggi. McClain sendiri baru-baru ini mengatakan bahwa tinggi tubuhnya bertambah 5 sentimeter selama di luar angkasa.(Suara.com/Liberty Jemadu)
Tag
Berita Terkini
-
7 Fenomena Langit Agustus 2026, Hujan Meteor hingga Gerhana Matahari
-
Indonesia Terancam Kehilangan Pengetahuan yang Selama Ratusan Tahun Menjaga Alam
-
Bukan Sekadar Hiburan, Ternyata Film Horor Bisa Latih Mental Hadapi Stres
-
Ilmuwan Temukan Topeng dan Cangkir Berusia 5.000 Tahun, Terbuat dari Tulang Manusia
-
BMKG Ungkap Biang Kerok Cuaca Panas, Musim Pancaroba dan Posisi Matahari Jadi Alasan