hitekno.com - Sungai utama yang melintasi Amerika Utara, Sungai Missouri mengalami luapan yang berlebih sehingga menimbulkan masalah lingkungan tersendiri. Puluhan ribu serangga langsung menghantui beberapa negara bagian yang dilintasi oleh sungai utama tersebut.
Beberapa negara bagian Amerika Serikat yang dilalui oleh Sungai Missouri termasuk Colorado, Iowa, Kansas, Minnesota, Missouri, Montana, North Dakota, South Dakota, dan Wyoming serta beberapa wilayah kecil lainnya.
Salah satu danau terbesar di Amerika Utara, Danau Erie, juga memberi dampak signifikan berkembangnya puluhan ribu serangga berjenis lalat capung (mayflies) ini.
Akhir Juni hingga awal Agustus 2019, beberapa wilayah yang dilalui sungai utama di Amerika Utara secara bergiliran dihantui oleh puluhan ribu lalat capung.
Hewan tersebut sebenarnya menghabiskan 99 persen hidup mereka di air.
Dikutip dari Fox2Now, Pam Rana, seorang spesialis keanggotaan untuk Dinas Pariwisata dan Perdagangan Kota Nebraska, menyalahkan banjir sehingga puluhan ribu lalat capung ikut membludak keluar.
Bahkan cairan pembersih kaca di Rock Port, Missouri, Amerika Serikat sampai kehabisan stok karena terjual habis oleh konsumen.
Ketika banjir dan bertepatan dengan musim kawin, maka mereka bisa terbang sesuka hati sehingga akan kawin secara massal di atas atap mobil, jendela rumah, atau genteng, kemudian langsung mati tak lama kemudian.
Menurut ilmuwan dari Ohio State University kehidupan lalat capung dimulai ketika telur bersarang di sedimen danau.
Panjang lalat capung dewasa bervariasi dalam ukuran mulai seperempat inci hingga satu inci.
Lalat capung tidak akan bertahan lama ketika terbang di atas daratan.
Setiap individu lalat capung hanya akan hidup hingga 2 hari setelah mereka tiba di darat.
Kawanan biasanya bertahan sekitar sebulan. Keberadaan lalat capung digunakan indikator utama kesehatan lingkungan oleh ilmuwan.
Untuk saat ini, sepertinya penduduk sekitar Sungai Missouri dan Danau Erie harus bersabar menghadapi invasi puluhan ribu serangga karena ketika banjir mereda dan musim kawin sudah selesai, hewan itu akan hilang dengan sendirinya.
Berita Terkini
-
Indonesia Terancam Kehilangan Pengetahuan yang Selama Ratusan Tahun Menjaga Alam
-
Bukan Sekadar Hiburan, Ternyata Film Horor Bisa Latih Mental Hadapi Stres
-
Ilmuwan Temukan Topeng dan Cangkir Berusia 5.000 Tahun, Terbuat dari Tulang Manusia
-
BMKG Ungkap Biang Kerok Cuaca Panas, Musim Pancaroba dan Posisi Matahari Jadi Alasan
-
AI Bisa Ciptakan Virus yang Membunuh Bakteri, Haruskah Manusia Takut?