Dinar Surya Oktarini | Amelia Prisilia
Penjelasan Ilmiah Ini Ungkap Alasan Seseorang Sering Selingkuh

hitekno.com - Selingkuh sepertinya dikenal sebagai salah satu bumbu-bumbu dalam hubungan percintaan yang dijalani oleh sepasang kekasih. Secara ilmiah, ternyata ada penjelasan mengenai alasan seseorang sering selingkuh.

Alasan klasik saat seseorang memutuskan untuk selingkuh adalah karena dirinya bosan atau bahkan ingin mencari sensasi berbeda dari orang lain selain kekasihnya.

Ujung dari hubungan selingkuh biasanya menyakiti entah salah satu atau bahkan dua orang dalam hubungan tersebut. Apapun alasannya, selingkuh tidak bisa dibenarkan oleh sebagian kecil atau bahkan sebagian besar orang.

Dilansir dari Psychology Today, selingkuh rupanya dapat dijelaskan secara ilmiah. Berbicara mengenai asal muasalnya, selingkuh bukanlah sifat alami manusia.

Berdasarkan penjelasan ini, dapat disimpulkan bahwa keputusan seseorang untuk selingkuh datang dari keputusan pribadi dan niatnya untuk berkomitmen.

Berdasarkan sebuah penelitian, pada dasarnya selingkuh merupakan bagian dari gen seseorang. Gen manusia biasanya memproduksi hormon dopamin yang diproduksi otak dan berkaitan dengan makanan, seks, dan lain-lain.

Salah satu gen yang mempengaruhi adalah DRD4 yang distimulasi oleh kesenangan. Manusia dengan DRD4 biasanya membutuhkan stimulasi yang banyak untuk melepas hormon dopamin.

Ilmuwan Fisher menyebutkan bahwa selingkuh juga memiliki kaitan dengan sistem otak. Dorongan seksual, perasaan cinta dan ketertarikan biasanya dapat bersinergi. Namun masalah akan muncul saat manusia tidak menujukan dorongan tersebut pada satu manusia.

Jika dorongan tersebut berkaitan dengan banyak manusia yang lain, kecenderungan seksual dan cinta bisa saja juga terbagi pada manusia lainnya.

Beberapa penjelasan ilmiah mengenai alasan seseorang selingkuh memang bisa saja seperti hal di atas. Namun, perlu dipahami bahwa ada faktor biologis yang juga mempengaruhi saat seseorang melakukan perselingkuhan.