hitekno.com - Seekor anak anjing dengan satu mata membuat warga Thailand kaget dan berbondong-bondong melihatnya. Meski tampak langka serta unik, terdapat penjelasan ilmiah mengenai keberadaan anjing dengan satu mata tersebut.
Sang pemilik menamai anjing peliharaannya dengan Kevin, salah satu karakter Minion pada film animasi populer Despicable Me.
Kevin lahir pada hari Minggu (02/02/2020) di daerah Chachoengsao, Thailand bagian tengah.
Pemiliknya yang bernama Somjai Phummaman (45) mengaku sangat beruntung dan bangga karena mempunyai anjing peliharaan dengan julukan Kevin ini.
Sang pemilik menceritakan bahwa pada hari Minggu (02/02/2020), anjing ras Aspin miliknya melahirkan dua ekor anjing kecil.
Hewan peliharaan yang diberi nama Kevin itu mempunyai satu buah mata yang cukup besar di tengah dahinya.
James Portsmouth, ilmuwan sekaligus dokter hewan terkemuka di Animal Trust menjelaskan bahwa anak anjing dengan satu mata tersebut mengalami cacat bawaan langka yang disebut sebagai "cyclopia" atau siklopia.
Ilmuwan tersebut juga menjelaskan bahwa hewan yang mengalami siklopia tidak akan bertahan hidup lama karena bagian dari otak biasanya ikut terganggu.
Cacat bawaan siklopia terjadi pada 1 dari 16.000 hewan yang lahir dan 1 dari 200 pada janin yang gugur.
Hewan yang terlahir dalam kondisi tersebut biasanya tidak berumur lama dan sebagian besar di antaranya langsung mati setelah dilahirkan.
Meski sudah mengetahui dari segi medis bahwa Kevin tak bisa hidup lama, Phummaman masih tetap akan merawat dan berharap agar Kevis bisa tumbuh sampai dewasa.
Hingga kini, karena bentuk uniknya, anak anjing dengan satu mata ini viral di Facebook dan YouTube.
Berita Terkini
-
Indonesia Terancam Kehilangan Pengetahuan yang Selama Ratusan Tahun Menjaga Alam
-
Bukan Sekadar Hiburan, Ternyata Film Horor Bisa Latih Mental Hadapi Stres
-
Ilmuwan Temukan Topeng dan Cangkir Berusia 5.000 Tahun, Terbuat dari Tulang Manusia
-
BMKG Ungkap Biang Kerok Cuaca Panas, Musim Pancaroba dan Posisi Matahari Jadi Alasan
-
AI Bisa Ciptakan Virus yang Membunuh Bakteri, Haruskah Manusia Takut?