Dinar Surya Oktarini | Amelia Prisilia
Mengenal Sesar Lembang, Patahan Aktif di Jawa Barat yang Perlu Diwaspadai

hitekno.com - Belum lama ini netizen dibuat heboh dengan thread panjang buatan @BintangPD terkait Sesar Lembang yang terbentang di Jawa Barat. Masih aktif hingga sekarang, apakah Sesar Lembang perlu diwaspadai?

Sesar Lembang diketahui merupakan patahan geser aktif yang terletak di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Secara kedudukan, Sesar Lembang bertemu dengan Sesar Cimandiri di Padalarang.

Patahan aktif ini memanjang dari Padalarang hingga Gunung Batu dengan jarak mencapai 29 kilometer. BMKG menyebutkan bahwa Sesar Lembang mampu menciptakan gempa berkekuatan sekitar 6,8 hingga 7 skala ritcher.

Melansir jurnal BMKG yang ditulis oleh Rasmid berjudul "Aktivitas Sesar Lembang di Utara Cekungan Bandung", terungkap bahwa hingga gini terpasang 4 buah seismometer di sekitar Sesar Lembang yaitu di Ciater, Tangkuban Perahu, Cimenyan, dan Lembang.

28 Agustus 2011, BMKG mencatat terjadi gempa berkekuatan 3,3 magnitudo dengan pusat gempa di kedalaman 15 kilometer oleh karena Sesar Lembang. Cukup dangkal, guncangan gempa ini dapat dirasakan oleh warga sekitar sesar.

Dalam jurnal internasional Tectonophysics pada 2018 lalu, tim penelitian berpendapat bahwa Sesar Lembang mampu menghasilkan gempa besar dengan kekuatan mencapai 6,5 hingga 7,0 magnitudo.

Mengutip jurnal 'Sesar Lembang dan Resiko Kegempaan' karya Agung Muljo dan Faisal Helmi yang diterbitkan oleh FMIPA Universitas Padjadjaran, seismotektonik di sepanjang zona Sesar Lembang berhubungan dengan beberapa hal.

Karena intensitas belqah yang tinggi, tingkat kestabilan batuan terhadap aktivitas tektonik di Sesar Lembang menjadi cukup berkurang.

Walaupun telah tertidur lama, para peneliti berpendapat bahwa perlu ada perhatian khusus pada Sesar Lembang mengingat sebagian besar bentangan patahan aktif ini telah menjadi lokasi tinggal warga setempat.