Sabtu, 15 Agustus 2020
Dinar Surya Oktarini | Amelia Prisilia : Selasa, 28 Juli 2020 | 16:15 WIB

Hitekno.com - Mumi yang disimpan di Museum Maritim Nasional Israel di Haifa belum lama ini kembali diteliti. Baru terungkap setelah bertahun-tahun menjadi rahasia, diketahui mumi kecil ini bukanlah manusia.

Sebelumnya, mumi ini berusia sekitar tiga ribu tahun dan dipercaya merupakan mumi dari seorang anak kecil. Namun, setelah tersimpan lama, penemuan ini rupanya menimbulkan tanya dan kemudian dilakukan penelitian ulang.

Melansir dari Live Science, mumi ini lalu diteliti dengan menggunakan teknologi computed tomography. Hasilnya, mumi tersebut rupanya terbuat dari biji-bijian dan kotoran serta dibuat membentuk manusia.

Sedangkan dalam bentuk yang lebih kecil, nampak burung mumi yang disebut-sebut merupakan dewa langit dan Matahari Horus. Namun, para ilmuwan percaya bahwa burung tersebut adalah elang.

Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa mumi ini memiliki bagian dalam yang berbeda satu dengan yang lain. Mumi yang berbentuk manusia memiliki panjang mencapai 18 inci atau 45 sentimeter dan dibuat menyerupai Osiris, dewa kehidupan setelah kematian.

Mumi kecil di Israel. (National Maritime Museum Haifa)

Biasanya dalam festival Osiris di masanya, orang Mesir kuno akan membuat campuran tanah liat dan pasir dengan biji-bijian yang berguna untuk mengikat Osirus dalam kematian, kehidupan, dan kesuburan di Bumi.

Untuk mumi yang kedua, dibentuk mirip burung dengan panjang 10 inci. Mumi ini mewakili dewa Horus yang adalah putra Osiris dan Isis dengan kepala burung elang.

Para ilmuwan mengaku mendapat kesulitan saat meneliti dua penemuan mumi ini. Pasalnya, pada mumi mirip burung, materialnya mulai mengering dan menjadi semakin padat. Akhirnya perlu penelitian dengan menggunakan dua jenis sinar X.

Mumi kecil di Israel. (National Maritime Museum Haifa)

Pada penelitian tersebut terungkap bahwa burung ini mengalami patah leher dan mati sebelum dibuat menjadi mumi. Beberapa organ perut burung ini juga menghilang.

Untuk memahami mengenai mumi kecil di Israel yang diketahui bukan manusia ini, perlu ada penelitian lebih lanjut untuk memahaminya.