Agung Pratnyawan
Pernah Gagal, Rusia Segara Angkat Kapal Selam Nuklir dari Dasar Laut Arktik

hitekno.com - Pernah gagal sebelumnya, Rusia kembali berencana untuk angkat reaktor nuklit dari kapal selam yang tenggelam di dasar laut Arktik.

Perusahaan nuklir asal Rusia, Rosatom, ditugaskan pemerintah untuk menghapus item radioaktif paling berbahaya di muka Bumi itu.

Kantor berita Rusia, TASS, melaporkan bahwa Rosatom diberi mandat untuk mengangkat enam reaktor nuklir yang ada di kapal selam tersebut dalam waktu 8 tahun.

Dalam keterangan resminya, Rosatom mengatakan bahwa kapal selam pembawa nuklir yang karam di dasar laut Arktik itu, merupakan sisa-sisa peninggalan Perang Dingin kontra Amerika Serikat.

Meski sudah puluhan tahun berlalu, reaktor nuklir tersebut diketahui masih aktif sehingga berpotensi menyebabkan kerusakan di sekitar perairan Arktik.

Seorang juru bicara Rosatom mengatakan bahwa reaktor nuklir tersebut didapat dari kapal selam K-11, K-19, K-140, K-27, K-159, dan kapal selam milik mantan pemimpin Rusia, Lenin.

Untuk mematikan reaktor nuklir pada keenam kapal selam Rusia tersebut, Rosatom menetapkan biaya oeprasionalnya ditaksir mencapai 278 juta Euro atau setara Rp 4,8 miliar.

Sementara itu, organisasi lingkungan Bellona Foundation baru-baru ini melaporkan bahwa para ahli nuklir dari Norwegia dan Rusia telah bertemu secara online untuk membahas pengangkatan kapal selam nuklir yang tenggelam di Kutub Utara itu.

Dikutip dari New York Post, Kamis (6/8/2020), sebagian besar kapal selam bermuatan nuklir itu sengaja ditenggelamkan oleh militer Uni Soviet (Rusia) selama Perang Dingin.

Namun, misi tersebut gagal karena tim yang bertugas dilanda badai besar di Laut Barents. Dalam insiden tersebut, sembilan awak dinyatakan meningal dunia.

Itulah rencana Rusia yang ingin mengangkat kapal selam nuklir dari dasar laut Arktik. Yang nantinya akan dilaksanakan Rosatom. (Suara.com/ Tivan Rahmat).