Minggu, 20 September 2020
Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta : Senin, 14 September 2020 | 08:00 WIB

Hitekno.com - Tim ilmuwan internasional telah mengidentifikasi bahwa setidaknya 11 spesies ikan memiliki kemampuan untuk "berjalan" di darat. Tak hanya berjalan, beberapa di antaranya dapat "memanjat" untuk berpindah dari satu sumber air ke sumber air lainnya.

Dalam sebuah studi baru, para ilmuwan dari Florida Museum of Natural History, New Jersey Institute of Technology, Louisiana State University, serta Maejo University di Thailand menganalisis struktur tulang dari hampir 30 spesies loach di perairan.

Sebelumnya, pada tahun 1985, para ilmuwan terkejut menemukan spesies yang mereka beri nama waterfall climbing cavefish atau ikan gua pemanjat air terjun (Cryptotora thamicola) yang hidup di gua-gua yang dalam pada provinsi Mae Hong Son, Thailand.

Seperti penghuni gua lainnya, C. thamicola telah kehilangan penglihatan, tetapi menebusnya dengan mampu memanjat singkapan berbatu untuk keluar di antara badan air di dalam lingkungan gua.

Loach merupakan spesies ikan dengan bentuk cenderung memipih dan memanjang di mana mereka tergabung di famili Cobitoidea. Terkadang beberapa spesies disebut juga sebagai "ikan belut" atau bahkan "ikan kadal" (lizardfish).

CT scan struktur tulang dari Cryptotora thamicola atau ikan gua pemanjat air terjun. (Florida Museum/ Zachary Randall)

Ilmuwan terkonsentrasi pada hillstream loach (loach hilir) dengan kemampuan khusus.

Menentukan dengan tepat spesies hillstream loach yang memiliki kemampuan berjalan dapat membantu para ilmuwan menyimpulkan bagaimana vertebrata darat pertama bisa muncul.

Tim peneliti menganalis 30 spesies loach hilir dan pertama kalinya menggambarkan tiga kategori bentuk panggul.

Cryptotora thamicola dan struktur tulangnya. (Florida Museum/ Zachary Randall)

Berdasarkan bentuk tulang yang menghubungkan duri beberapa loach ke sirip perut mereka, tim menemukan bahwa 10 spesies loach lainnya berbagi sabuk panggul yang besar dari ikan gua pemanjat air terjun.

Dalam Journal of Morphology, mereka melaporkan 10 ikan loach lain dengan sabuk panggul yang cukup kuat sehingga dapat menopang berat ikan saat berjalan keluar dari air.

Spesies ikan ini bisa berjalan atau memanjat. (Florida Museum)

Dikutip dari IFLScience, ikan gua pemanjat air terjun (Cryptotora thamicola) memiliki sabuk panggul besar yang mirip dengan hewan darat (mereka menggunakan gaya berjalan kaki empat yang paling umum).

Hewan darat akan menggerakkan bagian kanan depan dan belakang kiri bersamaan, diikuti oleh sebaliknya.

Namun dalam kasus ini, bukan kakinya, namun sirip yang digerakkan oleh ikan tersebut membuat mereka bisa berjalan di darat.

"Biasanya ikan tidak memiliki hubungan antara tulang belakang dan sirip perut. Penelitian ini menunjukkan dengan detail tinggi bahwa panggul yang kuat lebih umum daripada yang kita duga dalam keluarga loach hilir," kata peneliti dalam rilis resminya.

Kemampuan unik ikan tersebut dalam memanjat dan berjalan membuat mereka dapat bertahan hidup di gua untuk berpindah dari sumber air ke sumber air lainnya. Untuk melihat animasi ikan gua pemanjat air terjun dalam berjalan atau memanjat, kalian bisa mengunjugi situs resmi Florida Museum di link ini.