hitekno.com - Sekelompok cahaya aneh telah terekam dari Stasiun Luar Angkasa Internasional atau ISS (International Space Station) pekan ini. Tak sedikit netizen yang menduga bahwa cahaya misterius yang bergerombol tersebut merupakan penampakan UFO (Unidentified Flying Object).
Namun setelah berbagai perdebatan panjang, terdapat satu alasan yang cukup masuk akal (dan diterima secara ilmiah) terkait sekelompok cahaya yang melintas.
ISS sendiri memang sering membagikan live streaming kondisi Bumi dari ketinggian luar angkasa. Pada salah satu live streaming, nampak background gelap (kemungkinan perairan atau daratan) dengan sekelompok cahaya misterius yang lewat.
"Adakah yang bisa menjelaskan apa yang baru saja saya lihat di live streaming YouTube ISS?" tulis akun r/tyrannosnorlax di sebuah forum Reddit pada Selasa (13/07/2021) yang membahas tentang benda terbang misterius di langit, "r/UFOs".
Video memperlihatkan sekelompok cahaya yang lewat di mana beberapa pada bagian atas memiliki formasi cukup teratur.
Mengingat itu dibahas pada forum perburuan benda asing, maka banyak netizen yang menduga itu UFO. Namun tak sedikit dari netizen yang memprediksi bahwa itu mungkin saja sampah atau puing-puing luar angkasa (pecahan dari satelit atau pesawat).
Namun akun r/tyrannosnorlax akhirnya menerima penjelasan yang masuk akal dari pengguna lainnya. "Ini telah diselesaikan. Lampu pemancing cumi adalah penjelasan yang paling masuk akal sejauh ini," tulis r/tyrannosnorlax.
"Beberapa warna cahaya listrik yang berbeda terlihat dalam gambar Selat Tsushima, ini adalah perairan dangkal yang memisahkan Jepang selatan dan Korea Selatan. Para nelayan kemungkinan besar memikat Todarodes pacificus (spesies yang cumi-cumi terbang Jepang) ke permukaan dengan bola lampu xenon yang terang," kata Adam Voiland, seorang ilmuwan dan juga penulis sains di NASA Earth Observatory.
Kumpulan pemandangan lampu dari nelayan terkadang dapat menawarkan informasi berharga kepada ilmuwan kelautan tentang fenomena laut.
Ahli kelautan NASA pernah menemukan bahwa lampu perahu nelayan bisa mendeteksi pusaran dan arus balik pada perairan. Penjelasan ilmiah yang masuk akal mengenai sekelompok cahaya yang terekam oleh ISS rupanya merupakan gerombolan "lampu pemancing cumi".
Berita Terkini
-
Indonesia Terancam Kehilangan Pengetahuan yang Selama Ratusan Tahun Menjaga Alam
-
Bukan Sekadar Hiburan, Ternyata Film Horor Bisa Latih Mental Hadapi Stres
-
Ilmuwan Temukan Topeng dan Cangkir Berusia 5.000 Tahun, Terbuat dari Tulang Manusia
-
BMKG Ungkap Biang Kerok Cuaca Panas, Musim Pancaroba dan Posisi Matahari Jadi Alasan
-
AI Bisa Ciptakan Virus yang Membunuh Bakteri, Haruskah Manusia Takut?