hitekno.com - Kelompok pemburu menemukan sebuah fosil penguin raksasa yang diperkirakan hidup antara 27 juta hingga 35 juta tahun silam.
Fosil yang ditemukan di Selandia Baru ini adalah anak-anak penguin raksasa, diperkirakan masih berusia antara 10-18 tahun.
Fosil burung penyelam raksasa itu memiliki tinggi sekitar 1,4 m dan kaki serta paruh yang sangat panjang untuk seekor penguin.
Kerangka tersebut pertama kali ditemukan pada 2006 oleh klub sejarah alam di Hamilton, Selandia Baru, yang disebut Hamilton Junior Naturalist Club (JUNATS).
Anak-anak yang dipimpin oleh ahli fosil Chris Templer menemukan tulang belulang raksasa yang telah punah di semenanjung kecil di Pelabuhan Kawhia selama kunjungan lapangan.
Menurut para ilmuwan dalam studi baru, itu adalah fosil penguin raksasa terlengkap yang pernah ditemukan. Fosil tersebut kini diberi nama Kairuku waewaeroa, di mana "waewae" berarti kaki dan "roa" berarti panjang dalam bahasa Maori karena kerangka yang memiliki tulang kaki belakang sangat panjang.
Saat ini, spesies penguin terbesar yang masih hidup adalah penguin kaisar (Aptenodytes forsteri) dengan tinggi mencapai 1,2 m dan bobot hingga 45 kg.
"Saat itu kami sedang mencari fosil bulu babi, tapi yang kami temuan adalah seekor penguin," kata Templer, seperti dikutip dari Live Science pada Jumat (17/9/2021).
Namun, fosil tersebut terancam rusak oleh erosi air laut. Pejabat setempat mengizinkan penggalian fosil dilakukan pada 2018. Kerangka itu kemudian diberikan ke Museum Waikato.
Dari sana, para ilmuwan lainnya mengukur dan memindai kerangka serta membuat rekonstruksi model 3D penguin. Para ahli membandingkan tulang penguin dengan penguin raksasa lainnya dari periode Paleogen.
Analisis menunjukkan bahwa kaki penguin yang lebih panjang berperan dalam membantu kinerja penguin di dalam air sehingga berenang lebih cepat atau menyelam lebih dalam.
Itulah penemuan fosil penguin raksasa yang masih anak-anak di Selandia Baru. (Suara.com/ Lintang Siltya Utami).
Berita Terkini
-
Indonesia Terancam Kehilangan Pengetahuan yang Selama Ratusan Tahun Menjaga Alam
-
Bukan Sekadar Hiburan, Ternyata Film Horor Bisa Latih Mental Hadapi Stres
-
Ilmuwan Temukan Topeng dan Cangkir Berusia 5.000 Tahun, Terbuat dari Tulang Manusia
-
BMKG Ungkap Biang Kerok Cuaca Panas, Musim Pancaroba dan Posisi Matahari Jadi Alasan
-
AI Bisa Ciptakan Virus yang Membunuh Bakteri, Haruskah Manusia Takut?