hitekno.com - Ayam, binatang yang kerap dijadikan sebagai peliharaan dan sumber makanan rupanya punya sejarah panjang di kehidupan umat manusia.
Dilansir dari Science News, dalam dua studi baru, para ilmuwan menjabarkan teori potensial tentang asal usul ayam.
Kisah unggas ini dimulai secara mengejutkan baru-baru ini di sawah yang ditanam oleh petani Asia Tenggara sekitar 3.500 tahun yang lalu, zooarchaeologist Joris Peters dan rekan-rekannya melaporkan.
Dari sana, burung-burung itu diangkut ke barat bukan sebagai makanan tetapi sebagai makhluk eksotis atau yang dihormati secara budaya, menurut tim tersebut pada 6 Juni dalam Prosiding Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional.
"Budidaya 'sereal' mungkin telah bertindak sebagai katalisator untuk domestikasi ayam," kata Peters, dari Ludwig Maximilian University of Munich.
Unggas peliharaan itu kemudian tiba di Eropa Mediterania tidak lebih awal dari sekitar 2.800 tahun yang lalu, arkeolog Julia Best dari Universitas Cardiff di Wales dan rekan-rekannya melaporkan 6 Juni di Antiquity.
Burung-burung itu muncul di Afrika Barat laut antara 1.100 dan 800 tahun yang lalu, kata tim itu.
Lembah Indus India, Cina utara, dan Asia Tenggara semuanya disebut-sebut sebagai pusat domestikasi.
Diduga untuk kemunculan pertama ayam sebagian besar berkisar antara sekitar 4.000 hingga 10.500 tahun yang lalu.
Sebuah studi genetik tahun 2020 terhadap ayam modern menunjukkan bahwa domestikasi terjadi di antara unggas hutan merah Asia Tenggara.
Tetapi analisis DNA, yang semakin banyak digunakan untuk mempelajari domestikasi hewan, tidak dapat menentukan kapan ayam peliharaan pertama kali muncul.
Berbekal sisa-sisa tubuh ayam yang sebelumnya terkubur dan digali di lebih dari 600 lokasi di 89 negara, kelompok Peters menentukan waktu kemunculan ayam di berbagai lokasi, para peneliti menggunakan referensi historis untuk ayam dan data untuk mengembangkan skenario domestikasi dan penyebaran hewan.
Kisah baru dimulai di sawah Asia Tenggara. Sisa-sisa ayam paling awal yang diketahui berasal dari Ban Non Wat, sebuah situs pertanian padi kering di Thailand tengah yang kira-kira berasal dari antara tahun 1650 SM dan 1250 SM.
Ladang-ladang ini menarik burung-burung liar lapar yang disebut unggas hutan merah.
Unggas hutan merah semakin banyak memakan biji-bijian beras, dan mungkin biji-bijian dari tanaman sereal lain yang disebut millet, ditanam oleh petani regional, kelompok Peters berspekulasi.
Keakraban yang dibudidayakan dengan orang-orang meluncurkan domestikasi ayam sekitar 3.500 tahun yang lalu, kata para peneliti.
Berita Terkini
-
Indonesia Terancam Kehilangan Pengetahuan yang Selama Ratusan Tahun Menjaga Alam
-
Bukan Sekadar Hiburan, Ternyata Film Horor Bisa Latih Mental Hadapi Stres
-
Ilmuwan Temukan Topeng dan Cangkir Berusia 5.000 Tahun, Terbuat dari Tulang Manusia
-
BMKG Ungkap Biang Kerok Cuaca Panas, Musim Pancaroba dan Posisi Matahari Jadi Alasan
-
AI Bisa Ciptakan Virus yang Membunuh Bakteri, Haruskah Manusia Takut?