hitekno.com - Minggu lalu Juul menjadi perusahaan yang mempunyai valuasi nilai ratusan triliun. Dalam laporannya minggu lalu Bloomberg menyatakan bahwa perusahaan ini mempunyai nilai lebih dari US $ 16 miliar atau Rp. 230 triliun.
Juul adalah sebuah perusahaan e-cigarete yang berbentuk seperti USB flash drive. Alat ini cukup menarik karena bisa dicharge melalui laptop. Orang bisa menggantikan kecanduan merokok dengan menggunakan alat ini.
Juul dilengkapi dengan beberapa rasa seperti mangga, creme brulee dan campuran buah.
Mazza mengatakan Juul berbeda dengan e-cigs rendah nikotin lainnya. "Juul semacam mengambil alih. E-cigs lainnya hanya disimpan di rak dan Juul menjadi pengganti rokok saya sehari-hari," katanya dalam sebuah pernyataan.
Alat ini mempunyai popularitas besar di kalangan mahasiswa. Seorang editor di surat kabar New York University mendokumentasikan popularitas Juul di kampus yang meningkat, bahkan di kamar asrama sekalipun. Bahkan terdapat artikel yang berjudul "Epidemi Baru Menyapu Kampus".
Senator AS Chuck Schumer menyebut rasa Juul terlalu "ramah anak", dan popularitas perangkat ini membuat orang dewasa bertanya-tanya apa yang bisa dilakukan untuk mencegahnya dihisap oleh anak-anak.
Nikotin yang dikemas ke dalam Juul dapat menjadi bumerang bagi pengguna.
"Karena sangat adiktif, ketika anak-anak mulai menggunakan nikotin dengan cara apa pun, mereka akan mendapatkan kesempatan yang baik sehingga mereka akan kecanduan dan mulai merokok," kata Dr. Steven Masters, seorang dokter praktik keluarga di Knoxville's Summit Medical Group.
Tag
Berita Terkini
-
Daftar Harga HP Xiaomi September 2026 Resmi di Indonesia
-
4 Rekomendasi HP Realme Snapdragon untuk Multitasking Berat
-
Daftar Harga iPhone September 2026, Mana yang Paling Worth It?
-
Motorola Razr Fold Resmi Meluncur di Indonesia dengan Harga Rp 26 Jutaan
-
5 TWS Bluetooth Terbaik, Awet, dan Harga Terjangkau!