Jum'at, 03 April 2020
Agung Pratnyawan : Sabtu, 01 Februari 2020 | 13:30 WIB

Hitekno.com - Sudah banyak aplikasi navigasi tersedia baik untuk smartphone maupun perangkat lainnya. Namun sembarang memilih layanan navigasi bisa berbahaya, kenapa?

Saat ini para pengendara baik mobil maupun motor tentu mempunyai gadget yang bisa menjalankan aplikasi navigasi.

Beberapa dari mereka pun cukup ketergantungan terhadap alat canggih tersebut, termasuk untuk alasan navigasi.

Fitur peta yang tersemat di gadget tentu sangat bermanfaat bagi pengendara. Namun hati-hati saat menggunakan fitur navigasi pada gadget saat berkendara.

Bukannya sampai ke tujuan, anda malah bisa tersasar menujuk puncak gunung berapi aktif. Seperti kasus satu ini yang terlalu bergantung pada aplikasi navigasi.

Dilansir dari Autoevolution, salah satu aplikasi navigasi ternama, Google Maps memiliki sebuah error yang cukup fatal.

Aplikasi navigasi Google Maps tersebut menujuk alamat sebuah restoran makanan cepat saji, tepat di puncak sebuah gunung berapi aktif.

Error Google Maps yang cukup fatal. (autoevolution.com)

Lokasi dari gunung tersebut terletak di Pulau Negros, Filipina, tepatnya di Gunung Kanlaon.

Namun, tak ada jalan yang bisa dilalui oleh kendaraan pada lokasi tersebut, membuat kecil kemungkinan bagi pengendara mobil maupun motor untuk tersesat sampai ke lokasi tersebut.

Tentu saja hal tersebut adalah error Google Maps yang kemungkinan bakal diperbaiki di masa yang akan datang.

Walaupun demikian, adanya error tersebut membuat anda para pengguna kendaraan wajib cek lokasi beberapa kali, untuk berjaga-jaga.

Jangan sampai terlalu bergantung pada aplikasi navigasi, bisa-bisa nyasar ke puncak gunung seperti kasus di atas. (MobiMoto.com/ Cesar Uji Tawakal).