Kamis, 30 Mei 2024
Cesar Uji Tawakal : Rabu, 14 Juni 2023 | 12:22 WIB

Hitekno.com - POCO baru-baru ini telah memboyong produk unggulan mereka, F5 ke Tanah Air. Smartphone yang satu ini sebelumnya bikin ngiler pencinta ponsel di Indonesia lantaran cuma bisa mengintip dari ulasan dari luar negeri.

Namun rasa penasaran tersebut mungkin akan sedikit terobati, setidaknya melalui review POCO F5 oleh tim Hitekno berikut ini.

A. Layar

POCO F5. (Hitekno/Rahadyan Adi)

Di atas kertas, POCO F5 mengusung layar 6,67 inci AMOLED 1000 nits dengan screen to body ratio 93,4% plus refresh rate hingga 120Hz, yang mana secara teori tentu bakal bikin para gamer ngiler. Namun benarkah demikian?

Setelah mencoba sekitar dua pekan, tim Hitekno berkesimpulan bahwa layar ponsel ini cukup ciamik walau bukan yang terbaik. Layar AMOLED-nya cukup memanjakan mata, khususnya bagi orang-orang yang terbiasa menggunakan ponsel dengan layar tipe IPS LCD.

Penggunaan indoor jelas asyik nggak perlu ditanya. Tapi bagaimana jika dipakai dalam kondisi outdoor? Dalam kondisi cuaca cerah, isi layar POCO F5 masih cukup mudah dilihat walaupun bukan menjadi yang terjelas di antara sesama penyandang AMOLED, tapi setidaknya lebih oke daripada layar IPS LCD (unit pembanding adalah POCO X3 GT).

B. Baterai

Baterai pada POCO F5 punya kapasitas mencapai 5000 mAh plus pengisian ulang 67 W. Dengan spesifikasi sedemikian, isi daya ponsel ini secara teori akan terasa kilat.

Namun sepanjang pengetesan, hal ini berlaku pada suhu ruangan ideal. Jika pengecasan dilakukan di ruang yang panas, atau di outdoor, kecepatannya tentu akan turun, yang mana logis karena hal ini sudah menjadi settingan pabrik agar baterai awet dan demi menghindari suhu berlebih pada HP.

Selain itu, baterai pada ponsel ini juga cukup awet (entah karena masih baru, atau memang awet betulan), dengan catatan bahwa ponsel ini selalu dalam kondisi terkoneksi ke wifi sehingga baterai tak terkuras untuk meraih sinyal.

Jika dipakai untuk main game berat, sebut saja Genshin Impact dalam kondisi rata kanan, menurut pengujian Hitekno, baterai akan turun 10% dengan durasi bermain sekitar setengah jam atau 30 menit.

Selain itu, saat tes pengecasan dari 31% ke 100%, POCO F5 butuh waktu 38 menit.

C. Kamera

POCO F5. (Hitekno/Cesar Uji Tawakal)

Untuk sektor kamera belakang, POCO mempersenjatai F5 dengan tiga kamera belakang dengan konfigurasi sebagai berikut:

- Kamera utama 64MP: ukuran sensor 1/2.0’’, f/1.79,
piksel besar 1.4µm (4-in-1)
- Kamera ultra-wide 8MP: ukuran sensor 1/4’’, f/2.2, piksel
besar 1.12µm, FOV 119°
- Kamera makro 2MP: ukuran sensor 1/5’’, f/2.4, piksel
besar 1.75µm

Setelah ponsel ini dites, terlihat bahwa kamera POCO F5 bisa menghasilkan foto yang cukup tajam di kondisi outdoor dengan kondisi cuaca cerah alias pencahayaannya lebih dari cukup. Hanya saja warnanya gonjreng.

Bagaimana saat pemotretan dilakukan di kondisi indoor? Nah ternyata ponsel ini masih bisa mengambil gambar dengan hasil yang cukup memuaskan jika cahayanya memadai.

Tes Kamera POCO F5. (Hitekno/Cesar Uji Tawakal)

Namun saat ponsel tersebut diajak mengambil gambar di kondisi agak gelap dengan bantuan penerangan berupa lampu, maka kameranya akan sering salah fokus, sehingga perlu sedikit kesabaran untuk mengambil gambar terbaik.

Sementara itu, untuk kamera selfie yang beresolusi 16 MP, hasil yang ditangkap cukup tajam namun dengan warna yang sedikit pucat.

Tes Kamera POCO F5. (Hitekno/Cesar Uji Tawakal)

POCO mengklaim bahwa kamera POCO F5 sudah dilengkapi dengan OIS dan EIS, yang mana membuat orang akan memasang ekspektasi tinggi pada kameranya.

Namun jangan berharap lebih, untuk ponsel yang fokusnya di performa chipset, sektor kamera sedikit tergadaikan. Saat digunakan untuk merekam video, pengguna tentu perlu melangkah secara stabil agar gambarnya prima.

Tes Kamera POCO F5. (Cesar Uji Tawakal)

Sebab jika Anda merekam video sambil melakukan langkah kaki sedikit terlalu menghentak, maka gambarnya akan sedikit goyang. Bahkan POCO X3 GT terkesan lebih stabil dibandingkan dengan POCO F5 untuk urusan perekaman video outdoor dengan kondisi cahaya cukup. Tapi setidaknya warna yang dihasilkan cukup bagus, cenderung cerah, dan hasil perekaman relatif tajam.

BACA SELANJUTNYA

Genshin Impact Hadirkan Musim Terbaru Astra Carnival: The Prince Cup di 2024!