Selasa, 07 April 2020
Agung Pratnyawan : Minggu, 16 Februari 2020 | 09:00 WIB

Hitekno.com - The Witcher 3, game RPG ternama ini tiba-tiba mengalami lonjakan penjualan yang sangat tajam. Bahkan disebutkan lonjakannya lebih dari 500 persen.

Padahal game RPG besutan CD Projekt RED ini telah diluncurkan pada 2015 silam. Namun masih saja banyak orang yang membeli The Witcher 3.

Lonjakan penjualan game RPG ini tidak lain berkat adaptasi Netflix yang mengangkat kisah The Witcher sebagai serial live-action.

Adaptasi Netflix ini padahal bukan mengambil game The Witcher 3 maupun seri sebelumnya sebagai acuan. Melainkan mengambil kisah dari novel originalnya.

Seperti diketahui, seri game RPG The Witcher sendiri diangkat CD Projekt RED dari novel yang sama seperti adaptasi Netflix.

Henry Cavill sebagai Geralt di film seri The Witcher Netflix. (Netflix)

Meski begitu, live-action The Witcher ini berdampak langsung pada penjualan The Witcher 3 secara signifikan dalam waktu dekat ini.

Dikutip dari TweakTown, NPD Group melaporkan penjualan retail copy The Witcher 3 mengalami lonjakan hingga 554 persen pada musim libur 2019.

"Penjualan fisik Desember untuk game itu 554 persen lebih tinggi dari Desember 2018, dan masih 63 persen lebih tinggi bahkan ketika belum termasuk platform Nintendo Switch," kata direktur eksekutif NPD Group Sartori Bernbeck.

Serial adaptasi Netflix ini jadi pintu masuk bagi pemain-pemain baru yang sebelumnya belum memainkan game RPG populer tersebut.

Geralt of Rivia dari The Witcher. (Facebook/The Witcher)

Tak heran jika penjualan game The Witcher 3 masih melonjak tajak setelah lima tahun berselang dari peluncurannya.

Sampai sejauh ini, CD Projekt RED telah menjual seri game RPG ini termasuk The Witcher 3 mencapai 20 juta unit di seluruh dunia.