Friday the 13th
Thirteen Club – Klub 13
Pada akhir abad ke-19, seorang bernama William Fowler, berusaha untuk menghilangkan stigma yang melingkupi angka 13, terkhusus mengenai stigma untuk tidak memiliki 13 tamu di meja makan.
William Fowler kemudian mendirikan kelompok eksklusif yang menyebut diri mereka Thriteen Club.
Kelompok ini melakukan makan malam bersama tiap tanggal 13 setiap bulannya di ruang 13, Knickerbocker Cottage, sebuah lubang berair yang populer milik keluarga Fowler.
Sebelum duduk dan makan, masing-masing anggota akan membaca tulisan “Morituri te Salutamus” yang berarti “Kami yang akan mati, memberi hormat padamu”.
Berita Terkait
Berita Terkini
-
3 Digital Marketing Agency Terbaik Indonesia 2026: Era Baru AI-Powered Marketing
-
Kolaborasi Manusia dan Mesin, Local Media Community Gelar Workshop Google AI
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Picu Polemik, Publik Soroti Risiko Kebocoran Data Pribadi
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru