hitekno.com - Instagram mendadak menjadi ramai akibat postingan akun dramaojol.id yang mengharukan.
Postingan yang mendapat 21 ribu like ini menceritakan mengenai akun twitter @paskah_t yang menulis bahwa dirinya ingin menangis ketika mencoba salah satu donat di Salatiga.
Menurutnya rasa donat tersebut nggak hampir beda dengan merek donat yang biasa dijual di mal.
Baginya nuansa donat kampungnya masih ada dengan gula halusnya namun juga ada topping yang lebih modern yaitu, rasa nuttela.
"Ku ingin cry, donat nya enaq 11 12 sama J-Co, nuansa donat kampung nya masih ada (gula halus), tapi juga ada topping sudah kekinian (nuttela). Yang jual ramah banget, selalu senyum. Tempat nya bersih bgt. Packing donat nya TERBAIK dr yang ada di salatiga. Dan murah" tulis akun @paskah_t di tweetnya.
Bahkan ia juga memposting daftar menu ragam donat yang dijual, pembeli dapat membeli dalam jumlah satuan atau dalam bentuk satu paket.
Mulai dari donat gula halus, donat coklat warna aneka topping, donat nutella hingga donat cheddar, donat oreo poting hingga donat chips ahoy.
Namun hal yang mencolok adalah di gerobaknya terdapat tulisan bahwa 'Saya Tunarungu'.
Ya penjual donat tersebut tidak dapat mendengar dan berbicara, oleh karena itu tulisan tersebut dipajang agar pembeli yang hendak memesan agar ditulis di kertas agar dirinya tidak kerepotan.
"Yang jual memang tunarungu sama tunawicara, tapi doi kasih yang terbaik. Saran aja kalo mau beli, pesennya ditulis ke kertas/di memo HP, Biar masnya ngga bingung. Share is care",
Unggahan ini ramai oleh komentar netizen yang sampai 500 komentar yang dibuat penasaran dengan donat tersebut.
@sptiaaaana "Jadi pengeeennn.. tapi jauh kali"
Akun @indahpermathas penasaran dan menyarakan untuk buka cabang di padang "buka cabang
dong d padang".
@mrsmaling "Aduh sayang di Salatiga. Coba di Jakarta saya samperin deh"
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi