hitekno.com - Pasca bencana gempa dan tsunami di wilayah Donggala, Palu dan Mamuju, Sulawesi Tengah, Kementerian Komunikasi dan Informatika sejak Sabtu (29/09/2018) telah melakukan pemantauan atas konten negatif yang beredar di jaringan internet baik melalui situs maupun media sosial dan platform chatting.
Hasilnya banyak ditemukan konten yang berisi informasi hoaks yang beredar. Kabar hoaks tersebut memicu masyarakat dan meresahkan warga Palu dan sekitarnya.
Dilansir dari lama resmi kominfo.go.id, berikut fakta sesungguhnya dari informasi hoaks yang berhasil diselidiki oleh Kominfo yang telah beredar tersebut:
1. Hoaks Bendungan Bili-Bili di Kab. Gowa Retak
2. Hoaks Korban Musibah
3. Hoaks Walikota Palu Meninggal
4. Hoaks Adanya Gempa Susulan
5. Hoaks Gerak cepat relawan FPI evakuasi korban gempa Palu 7.7
6. Hoaks Mayat yang minta gempa
7. Hoaks 2 Oktober Terjadi Gempa Lagi
8. Hoaks penerbangan gratis dari Makasar menuju Palu gratis bagi keluarga korban
Kementerian Kominfo mengimbau agar seluruh masyarakat tidak mudah mempercayai dan menyebarluaskan informasi yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya atau tidak jelas sumbernya.
Apabila masih ditemukan konten hoaks serupa, Kominfo meminta untuk melaporkannya melalui aduankonten.id, email aduankonten@kominfo.go.id atau langsung melaporkannya dengan mention ke akun Twitter @aduankonten.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi