hitekno.com - Perangkat smartphone iPhone terbaru XS dan iPhone XS Max diperkenalkan pada bulan lalu dan sudah dapat dibeli beberapa hari setelah acara peluncurannya.
Beberapa tempat penjualan iPhone resmi pun dipadati pembeli hingga rela antre berhari-hari di depan toko sebelum gerai tersebut dibuka.
Ditambah lagi iPhone datang dengan tiga warna yaitu Gold, Silver, dan Space Grey, mereka mengklaim bahwa bahan pada body smartphone merupakan bahan terbaik yang pernah ada.
Dalam video yang diunggah di laman Sina.com, terlihat beberapa penjual iPhone XS dan iPhone XS Max duduk di dekat dagangannya disepanjang trotoar jalanan.
Tidak ditempatkan di gerai kaca atau tempat khusus, iPhone seri terbaru yang dijual sekitar Rp 14 juta hingga Rp 20 juta untuk seri iPhone XS, sedangkan untuk iPhone XS Max yang dijual mulai dari Rp 16 juta hingga Rp 21 juta ini dijual hanya beralaskan koper saja.
Uniknya lagi, tidak hanya satu tapi ada beberapa penjual iPhone XS dan iPhone XS Max ini berjajar di sepanjang jalanan kota Cina yang ramai.
Dibandingkan dengan layar iPhone berukuran 5,5 inci, iPhone XS memiliki ukuran layar lebih besar namun dengan dimensi body lebih kecil.
Perangkat Apple iPhone XS Max memiliki layar OLED sebesar 6,5 inci Super Retina serta memiliki resolusi sebesar 2688 x 1242 piksel.
Ukuran layar Apple iPhone XS Max memiliki dimensi body yang hampir sama dengan iPhone 5,5 inci namun memiliki layar super besar.
Sepertinya perangkat iPhone terbaru XS dan iPhone XS Max yang banyak diburu banyak orang dan sulit didapatkan ini malah dengan mudah didapatkan di Cina seperti jual makanan di pinggir jalan aja ya guys.
Tag
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi