Jum'at, 03 Februari 2023
Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia : Jum'at, 19 Oktober 2018 | 13:00 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Hitekno.com - Sebuah kejadian di Cina baru-baru ini menghebohkan banyak orang. Pasalnya, seorang suami yang pura-pura mati malah membuat istri dan anaknya tewas bunuh diri.

Modus pura-pura mati yang dilakukan oleh suaminya ini bertujuan untuk mendapat santunan dari pihak asuransi.

Pria bernama He ini sedang terlilit hutang sebesar 100.000 yuan atau sekitar Rp. 220 juta. Merasa tidak bisa membayar hutang sebanyak itu, ia lalu habis akal dan memilih melakukan modus pura-pura mati.

Jauh sebelum melakukan aksinya ini, He membeli asuransi jiwa dengan biaya pertanggungan sebesar 1 juta yuan atau sekitar Rp 2,2 miliar. Ia mendaftar tanpa sepengetahuan istrinya yang bernama Dai.

Tepat pada 19 September lalu, He meminjam sebuah mobil dari rental untuk memulai ide liarnya ini. Mobil tersebut ia pakai untuk memalsukan kematiannya dalam sebuah kecelakaan.

Ilustrasi. (Pexels/Pixabay)

Mobil tersebut lalu ditemukan di sebuah sungai, sementara mayat He tidak pernah ditemukan oleh pihak penyelidik. Mereka lalu menganggap bahwa ia mengalami kecelakaan dan mati tenggelam hingga mayatnya sulit ditemukan.

Asuransi senilai 1 juta yuan itu lalu jatuh pada sang istri sebagai ahli warisnya.

Sedih mendengar kabar suaminya meninggal dunia, Dai yang berusia 31 tahun ini sangat shock. Hal ini karena dirinya sama sekali tidak tahu mengenai rencana pura-pura mati yang dilakukan suaminya ini.

Ditinggal mati suami tercinta, membuat sang istri dengan dua anak yang masih balita ini hidup menderita. Selain dililit hutang, ia juga mengalami tekanan kejiwaan. Tidak sanggup lagi, ia lalu memilih mengambil jalan pintas untuk menyudahi hidupnya.

Ia lalu meninggalkan rumah diam-diam bersama anak laki-lakinya berusia empat tahun dan anak perempuan berusia tiga tahun.

Ilustrasi. (Pexels/Pixabay)

Ketiganya terjun ke sebuah kolam yang tak jauh dari rumah mereka. Ketiganya ditemukan tewas mengenaskan karena tenggelam.

Mendengar kabar bahwa istri dan kedua anaknya telah meninggal, sang suami lalu keluar dari persembunyiannya dan menyerahkan diri kepada pihak kepolisian. He dijerat pidana penipuan asuransi dan perusakan harta benda secara sengaja.

Diakui olehnya, ia melakukan penipuan asuransi ini untuk membayar biaya pengobatan anak perempuannya yang menderita epilepsi.

Kisah ini lalu viral di media sosial dan menjadi perbincangan banyak orang. Banyak yang menyayangkan aksi nekat suami yang pura-pura mati hingga istri dan kedua anaknya bunuh diri ini.

BACA SELANJUTNYA

Suami Penggemar JKT 48 Kena Amuk Istri Karena Hal Ini, Netizen: Oshi Nomor Satu, Istri Skip Dulu