hitekno.com - Presiden FIFA, Giani Infantino mengakui bahwa sistem jaringan komputer milik organisasi sepak bola dunia tersebut telah diretas.
Sejumlah data penting dan rahasia mengenai sepak bola dunia telah dicuri oleh peretas.
Hal itu dibenarkan saat Gianni Infantino setelah melakukan pertemuan dengan Dewan FIFA pekan lalu di Kigali, Rwanda.
Dikabarkan FIFA ddan UEFA, badan sepak bola Eropa sudah menerima ratusan pertanyaan dari wartawan mengenai informasi yang tercatat dalam dokumen rahasia milik FIFA.
Dilansir dari The New York Times, salah satu staf FIFA menjadi korban serangan phising pada Maret 2018 lalu.
Peretas telah mengeksploitasi untuk mendapatkan akses ke data rahasia. Sejauh ini masih belum diketahui pelaku yang meretas FIFA. Namun sejumlah data kemudian sudah bocor ke situs web Football Leaks.
Pihak FIFA sendiri mengatakan ''prihatin dengan fakta bahwa beberapa informasi telah diperoleh secara ilegal.'' FIFA juga mengatakan ''setiap upaya untuk mengkompromikan kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data dalam organisasi menggunakan praktik yang melanggar hukum."
Pada akhir 2015, Football Leaks menjadi terkenal setelah menerbitkan dokumen rahasia FIFA yang mengungkapkan transaksi kotor saat transfer pemain sepak bola.
Mengenai dokumen rahasia FIFA apa saja yang berhasil diretas, fakta tersebut akan dirilis pekan ini.
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih