hitekno.com - Sebuah kisah manis belum lama ini dibagikan oleh akun @dramaojol.id yang kemudian membuatnya menjadi viral di Instagram. Dalam unggahan tersebut, seorang customer menceritakan pengalamannya bertemu seorang driver ojol yang minta sang istri menemaninya bekerja.
Kisah ini pertama kali diunggah oleh akun dengan nama @deasygrace di Instagram. Sambil menceritakan pengalamannya bertemu dengan pasangan ini, Deasy juga mengunggah foto keduanya yang tersipu malu saat dipotret.
Keduanya yang mengantar paket dari bandara ke daerah Cibubur ini terlihat sangat bahagia ketika akhirnya bertemu dengan customer-nya.
Hal ini terdengar dari suara tawa keduanya saat sebelumnya sempat salah alamat dan masuk ke rumah tetangga.
Pasangan ini semakin tersipu malu ketika customer-nya menggoda keduanya untuk difoto sambil berpelukan. Sempat mengira keduanya adalah pasangan baru, rupanya pasangan ini sudah cukup lama menikah.
''Btw td gw blg pelukann dong fotonya. Babang nya ud mau rangkul eh si mbak malu2 hihihi. Kirain pengantin baru, tp nggak, udah lama ktnya'' tulis @deasygrace melanjutkan.
Diakhir caption-nya, @deasygrace menyampaikan doanya agar pasangan ini selalu sehat dan banyak rejeki.
Netizen yang ikut gemas dengan keduanya lalu meninggalkan komentar beragam mengenai unggahan @dramaojol.id ini.
''Rezeki itu nggk selalu uang, istri yg supprot suami bagaimana pun kondisinya jauh lebih berharga.'' komentar @bang_idho.
''Selalu harmonis mas dan mba nya'' tulis @radaremien.
Setelah dibuat tiga hari yang lalu, unggahan mengenai driver ojol yang minta sang istri menemaninya bekerja ini sudah mendapat lebih dari 37 ribu likes dan 1.002 komentar. Romantis nggak?
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi