hitekno.com - Bird Box Challenge kembali memakan korban. Tantangan yang berawal dari sebuah film di Netflix tersebut dipraktikkan oleh seorang remaja yang mengendarai mobil.
Nahas, remaja tersebut tak bisa ''menyelesaikan misi'' kerena mobilnya menabrak mobil lain.
Sebanyak 11 hari di tahun 2019 belum ditemukan adanya kecelakaan yang mengilhami meme.
Namun seorang remaja asal Amerika Serikat ini sepertinya berhasil membuat ''meme kecerobohan'' sebagai aksi bodohnya mempraktikkan Bird Box Challenge.
Menurut keterangan polisi di Layton City, Utah, Amerika Serikat, aksi itu mengakibatkan kecelakaan yang cukup buruk di awal pekan ini.
Letnan Travis Lyman, juru bicara departemen kepolisian setempat, menjelaskan bahwa seorang remaja berusia 17 tahun mencoba peruntungannya dengan Bird Box Challenge.
Mempraktikkan Bird Box Challenge, remaja berusia 17 tahun itu menggunakan penutup mata sambil menyetir.
Nahas, dia keluar jalur sehingga menabrak kendaraan lain yang supirnya tidak sukarela mendaftar di Bird Box Challenge.
Akhirnya truk remaja itu berputar tak terkendali dan menabrak tiang lampu. Ajaibnya, tidak ada yang terluka dalam kecelakaan sembrono ini.
Tantangan ini menjadi booming ketika seorang artis dan juga YouTuber asal Amerika Serikat melakukannya di channel miliknya.
Ia melakukannya karena memenuhi tantangan dari para Subscriber-nya yang mencapai 17 juta.
Meski viral dan mendapatkan kampanye gratis, Netflix justru menghimbau para penggemar film Bird Box untuk tidak melakukannya karena sangat berbahaya.
Pelaku Bird Box Challenge mempraktikkan adegan yang ada di film Bird Box saat Sandra Bullock dengan mata tertutup menghindari monster pembunuh menakutkan.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi