hitekno.com - Untuk sebagian orang, mendapat suntikan memang sangat menakutkan. Tidak terkecuali siswi cantik ini. Dibuat ketakutan karena akan disuntik, ia malah melakukan hal kocak ini. Netizen lalu dibuat gemas dengan tingkahnya.
Video siswi cantik ini pertama kali diunggah oleh akun @agoez_bandz pada Selasa (05/02/2019).
''Jadi pengen 'nyuntik'...'' tulisnya dalam caption diunggahan tersebut.
Dalam video, terlihat suasana di sebuah Sekolah Menengah Atas yang siswa-siswinya akan menerima suntikan.
Sedang antri untuk menerima suntikan tersebut, aksi seorang siswi yang ketakutan karena akan disuntik ini sukses menjadi perhatian netizen pengguna Instagram.
Beberapa kali ia memanggil rekannya untuk menemaninya menerima suntikan tersebut. Tangan rekannya tersebut lalu digenggam erat karena ketakutan.
''Sakit, gue harus pegang orang buat ga inget..'' ujarnya sambil menggenggam erat tangan temannya.
Sudah duduk dan menggulung lengan bajunya, siswi cantik ini terlihat cukup panik dan ketakutan saat jarum suntik tersebut disuntikan ke lengannya.
Video yang diunggah @agoez_bandz ini lalu mendapat komentar beragam dari netizen pengguna Instagram.
''ko gemes ya'' tulis @zarkasih_.
''Belum kenal aja jadi sayang'' komentar akun @reyhanlundyalden mengaku dibuat sayang dengan siswi cantik ini.
''Kalau cantik mahh bedaa yaaa'' komentar pemilik akun @alfin_riandi16.
Gemesin banget nggak nih siswi cantik ini? Sejak artikel ini dibuat, tidak diketahui lokasi dan identitas dari siswi cantik tersebut.
Unggahan mengenai siswi cantik yang ketakutan saat akan disuntik ini sudah ditonton sebanyak 40.506 kali dan mendapat 162 komentar netizen.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi