hitekno.com - Startup asli Indonesia yang bernama Panen.id diketahui akan melebarkan sayap di kota Yogyakarta.
Panen.id merupakan sebuah platform yang langsung menghubungkan petani lokal kepada konsumen akhir mereka seperti hotel, restoran, kafe dan catering.
Dengan menggunakan manajamen rantai pasokan dari panen.id, petani lokal diharapkan mendapatkan harga jual yang pantas sehingga meningkatkan taraf ekonomi mereka.
Johannes Dwi Cahyo Kristanto selaku COO dari Panen.id mengatakan bahwa mereka akan melebarkan sayapnya ke kota Yogyakarta.
Salah satu alasan mengapa mereka tertarik ke kota ini adalah karena kota Yogyakarta memiliki banyak wisata kuliner dan tentunya banyak petani lokal yang dapat menyuplai bahan tersebut.
Toko offline dengan merek Panen Fresh ini dapat dijumpai di salah satu tenant di Dapur Warna, Yogyakarta.
''Kita mulai sekitar 2 tahun yang lalu di Bali. Idenya adalah kita ingin menjual langsung produk petani lokal ke konsumen akhir horeca (hotel restoran catering). Dengan skema B2B (Business to Business) maka petani mendapatkan untung yang lebih besar daripada menjual secara satu kilo dua kilo,'' kata Johannes kepada tim HiTekno.
Ia juga menjelaskan dalam skema B2B kadang ada sisa yang dapat dimanfaatkan dari hasil panen.
Untuk memanfaatkan sisanya, maka mereka juga menjual produk 100 kilogram buah naga tersebut melalui toko offline mereka, Panen Fresh.
Beberapa hotel bintang lima dan hotel yang mempunyai reputasi sangat baik telah menggunakan platform ini.
Di situs resminya, beberapa hotel yang telah bekerja sama termasuk Hotel Santika Seminyak Bali, Fave Hotel, Royal Ambarukmo Yogyakarta, Marriot Yogayakarta dan masih banyak lagi.
Start-up World Cup 2017, SDBT 2016 Kominfo, dan BEKRAF PITCH DAY 2016 meruapakan beberapa penghargaan yang telah mereka raih.
Tentunya dengan start-up Panen.id dan Panen Fresh melebarkan sayapnya di Yogyakarta maka diharapkan banyak petani lokal yang terbantu taraf ekonominya.
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih