hitekno.com - Ketika banyak orang susah payah mencari uang, di sebuah negara uang tak ada harganya. Bahkan uang dibuang di pinggir jalan begitu saja.
Di mana itu? Tepatnya di negara Venezuela. Negara Amerika Selatan ini bukannya sudah kaya raya hingga buang-buang uang, melainkan sedang krisis ekonomi parah.
Saking parahnya krisis ekonomi di Venezuela, mata uang Bolivar menjadi tak ada harganya. Tak heran uang tak bisa dipakai untuk membeli apa-apa.
Kondisi ini tergambarkan dalam sebuah foto yang viral di Facebook. Foto ini dipostingkan oleh Steve Hulett pada 22 Maret 2019 lalu.
''Ini adalah jalan di Venezuela. Itu uang di selokan. Itu tidak berharga. Selamat datang di sosialisme,'' tulis Steve Hulett dalam postingan di Facebook.
Dalam foto ini, menunjukkan uang Venezuela dibuang begitu saja di jalanan. Jalanan kota dalam foto tersebut penuh berceceran uang kertas berbagai macam pecahan.
Seperti di fanspage Cocoklogi Science, netizen Armida membagikan postingan foto uang dibuang di pinggir jalan Venezuela tersebut.
Banyak netizen yang mengomentari postingan tersebut. Berikut ini beberapa di antaranya.
''kalo belanja disana, bukan berat karena bawa barang yg dibeli, tapi keberatan bawa uang tunainya,'' tulis Aizah Bayangin.
''dari pada beli tissu mending pake uang nya aja buat tissu,'' kata Faiz Fathulhuda.
''Hyper inflasi,'' komentar Nandar.
''ketika kertas tisu lebih berharga dari duit,'' ungkap Andi Muzakkir.
Masih banyak lagi komentar netizen Indonesia pada foto uang dibuang di pinggir jalan tersebut. Hal ini terjadi memang karena kondisi krisis ekonomi yang parah di Venezuela.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi