hitekno.com - Jika negara berkembang seperti Indonesia masih banyak menggunakan plastik, negara maju justru sebaliknya. Bahkan, sedotan plastik McDonald's yang legendaris dijual seharga 1.000 poundsterling atau Rp 18,7 juta.
Negara Eropa dan Amerika Serikat semakin peduli dengan lingkungan dan mengaplikasikannya ke dalam berbagai kebijakan.
Pada tahun 2018, raksasa waralaba makanan cepat saji terkenal, McDonald's, membuat aturan untuk meminimalisir penggunaan plastik.
Aturan tersebut diinisiasi oleh McDonald's yang berbasis di Inggris.
Mereka membuat komitmen yang signifikan setelah 1.400 restoran cepat sajinya menghilangkan penggunaan sedotan plastik.
Tercatat, sedotan kertas telah menggantikan 1,8 juta sedotan plastik ikonik McD di AS ketika aturan tersebut diaplikasikan.
Itulah sebabnya, sedotan plastik ikonik McD menjadi bahan langka di negara-negara yang menghindari plastik sekali pakai.
Seorang pengguna eBay menangkap peluang tersebut dan menjajakan sedotan plastik McD.
Ia menyebutkan kata ''Super Rare'' atau ''Sangat Langka'' dan menambahkan bahwa sedotan yang dijualnya adalah asli, lengkap dengan pembungkus dari McD.
Bayangkan Anda sekitar 50 tahun lebih tua dari sekarang dan menceritakan pada anak cucumu bahwa kamu diberi sedotan plastik dari McDonald's. Mereka akan memandangmu seperti dewa!''
Dikutip dari LAD Bible, sedotan plastik McD ternyata memiliki banyak penggemar.
Bahkan salah satu petisi online yang ditandatangani 40 ribu orang memaksa McD menggunakan sedotan plastik lagi.
Mereka lebih memilih sedotan plastik biodegradable yang terbuat dari produk alami dibandingkan dengan memakai sedotan kertas.
Setelah tim HiTekno telusuri, penjualan sedotan plastik di eBay sudah dihentikan.
Masih belum jelas apakah sedotan plastik tersebut sudah laku atau si penjual sudah tidak ingin menjualnya lagi.
Namun apabila sedotan plastik McDonald's laku terjual di eBay, mungkin pembelinya juga benar-benar langka.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi