hitekno.com - Nokia diketahui pernah menjadi raja ponsel dunia selama 14 tahun. Setelah melakukan blunder besar di masa silam, blunder kecil lainnya ternyata masih diikuti oleh admin Twitter Nokia.
Seperti kebanyakan admin Twitter lainnya, mereka juga rajin mempromosikan produk-produk unggulan.
Sayangnya, admin Twitter Nokia tak memperhatikan konten yang mereka bagikan sehingga menjadi blunder tersendiri.
Beberapa netizen berasumsi bahwa admin mungkin masih mengantuk mengingat itu dipublikasikan pada pukul 02.00 dini hari.
Kesalahan tersebut dilakukan oleh akun Twitter resmi Nokia Mobile global dengan alamat akun @NokiaMobile.
Terang saja netizen yang menyadarinya langsung ketawa ngakak karena cuitan yang mereka bagikan sangat absurd.
Jika diperhatikan dengan saksama, cuitan itu memang sangat aneh.
Bagaimana tidak, Nokia mengiklankan produk smartphone Nokia 8.1 dengan menggunakan hashtag Nokia7.
Jika dilihat dari ukuran poni dan layarnya, itu adalah smartphone Nokia 8.1, mengingat Nokia 7.1 memiliki ukuran poni yang lebih kecil.
Masih belum jelas mengapa admin Twitter Nokia melakukannya.
Kemungkinan, mereka ingin mengiklankan smartphone Nokia 8.1 dengan hashtag Nokia X7.
Sontak saja, netizen langsung mem-bully admin Twitter Nokia.
''Periksa tiga kali sebelum kalian mempublikasikan iklan. Jangan merusak nama besar Nokia dengan melakukan kesalahan,'' komentar @mannava_s.
''Kalian mengatakan Nokia 8.1 tapi hashtagnya Nokia 7? Gambar2nya Nokia 8.1 tapi dilabeli Nokia 7.1. Ini bukan pertama kali terjadi. Jika kalian membutuhkan admin Twitter baru, tolong hubungi aku,'' balas @sarvikas.
Itulah tadi cuitan admin Twitter Nokia yang absurd, bagaimana pendapat kamu?
Berita Terkini
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru
-
Keamanan Registrasi SIM dengan Face Recognition Masih Dipertanyakan Jelang 2026
-
Pengamat Ingatkan Risiko Face Recognition untuk Registrasi SIM, Operator Diminta Tak Simpan Data Wajah
-
Netflix Adaptasi Tiga Novel Dee Lestari menjadi Original Series