hitekno.com - Disangka Sedotan Ramah Lingkungan, Disedot-sedot Tak Keluar Air Malah Pahit
Sedotan plastik dianggap tak ramah lingkungan, karena itu muncul alternatifnya. Muncul sedotan ramah lingkungan berbahan logam, kaca, hingga bahan alami.
Beberapa sedotan ramah lingkungan dibuat dari batang bambu, rumput liar, dan lainnya. Bentuknya pun bermacam-macam, hingga tak nampak seperti sedotan.
Namun kocaknya, ada seorang netizen yang salah sangka. Dikiranya sedotan berbahan alami, namun setelah disedot ternyata tak bisa mengeluarkan air.
Pengalaman netizen ini dibagikannya dalam akun Twitter @shaikhmeer_ pada 13 Juni 2019 yang lalu. Apa yang dipostingkannya ini tak terduga viral di Twitter.
Netizen ini menceritakan kalau ia memesan minuman untuk meredakan haus. Setelah minuman datang, dihisaplah minuman tersebut melalui sebuah batang yang disangka sedotan.
Setelah disedot-sedot, tak keluar air dari situ. Padahal pria ini sudah kehausan dan ingin menikmati minuman segar yang dipesannya.
Terlebih lagi malah rasa pahit yang dirasakannya ketika memakai batang tersebut. Ia pun heran, apa yang ia pakai di minuman tersebut.
Ya pantas saja tak keluar air dari sana, malah rasa pahit serai yang didapatkannya. Dahaga pun tak hilang dalam seketika karena barang ini.
Seperti diketahui, batang serai dikenal sebagai bahan bumbu masakan. Namun terkadang dibuat sebagai campuran dalam minuman.
Tidak hanya meningkatkan rasa minuman, batang serai bisa menjadi hiasan dan pengganti sendok dalam gelas minuman. Seperti dalam kisah netizen yang viral di Twitter ini.
Pengalaman salah sangka sedotan ramah lingkungan ini membuat netizen ngakak bahkan kisah ini menjadi viral di Twitter dan media sosial lainnya.
Tweet tersebut mendapatkan lebih dari 34 ribu retweet dan 19 ribu like. Netizen dibuat heran dengan batang serai yang disangkan sedotan ramah lingkungan.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi