hitekno.com - Sebuah protes yang dibuat customer saat bertemu dengan driver taksi online yang memiliki kekurangan fisik belum lama ini menjadi viral di Instagram. Protes yang dianggap terlalu berlebihan ini lalu membuat kesal netizen.
Penggalan kejadian ini dibagikan akun @dramaojol.id pada Kamis (11/7/2019) lalu dan menjadi viral di Instagram.
''Yang penting kan sampai dengan selamat..'' tulis caption dalam unggahan @dramaojol.id.
Terlihat juga bersama unggahan ini, sebuah protes yang dibuat oleh customer taksi online melalui aplikasi tersebut usai menjalankan perjalanan bersama salah satu driver taksi online.
Dalam kolom penilaian dan ulasan terlihat customer ojek online yang tidak diketahui identitasnya ini membuat sebuah protes kepada driver taksi online yang mengantarnya.
''Tadi pagi itu saya pesen go car dan ketika ngomong sama supirnya, saya lihat itu mata supir go car-nya kek nggak normal begitu. Tolong Gojek dikaji ulang untuk setiap driver yang apply kalau ada kelainan fisik misalnya mata yang nggak normal karena ini menyangkut keselamatan penumpang terus terang tadi saya jadi was-was di mobil takut supirnya nabrak..'' tulis protes customer tersebut dalam kolom Penilaian dan Ulasan di aplikasi taksi online.
''Waktu kecil nggak pernah diajarkan oleh orang tuanya untuk menghargai sesama, mungkin..'' tulis netizen yang kesal.
''Itu customer hatinya udah di jual ke abang pecel lele buat dijadiin menu..'' komentar netizen lainnya.
''Sama yang normal aja belum tentu selamat sampe tujuan kan hidup mati di tangan allah..'' ungkap netizen.
''Mungkin customernya merasa paling sempurna... Padahal setiap manusia pasti memiliki kekurangan..'' tulis netizen dengan akun lainnya.
Sejak pertama kali dibuat, unggahan @dramaojol.id mengenai customer yang protes karena driver taksi online punya kekurangan fisik ini sudah mendapat 7.178 likes dan 280 komentar dari netizen.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi