hitekno.com - Orang zaman now biasanya akan memanfaatkan momen dan melakukan apa saja demi konten di media sosial. Salah satu bocah yang melakukan prank tuyul ini berhasil menggegerkan netizen dan akhirnya tertangkap oleh tim Jaguar Polresta Depok.
Dalam sebuah laporan resmi dari situs NTMC Polri, aksi prank untuk mengisi konten di YouTube tersebut terjadi beberapa hari yang lalu.
Pada hari Sabtu (13/07/2019), aksi prank tuyul dilakukan oleh YouTubers di Depok, Jawa Barat.
Seorang bocah berinisial A (13) diketahui telah membuat heboh warga di Jalan Pertanian I, Tanah Baru, Beji, Depok.
Bocah tersebut menaburi seluruh wajah dan sebagian badannya dengan bedak sehingga terlihat seperti tuyul.
Pihak Polresta Depok memperingatkan bahwa aksi tersebut bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain sehingga hal itu dilarang.
Setelah tertangkapnya bocah ini, banyak netizen yang membahasnya dan memasukkan aksi penangkapan tersebut di forum parodi Facebook maupun melalui cuitan di Twitter.
Dengan menggunakan judul "13yo Boy Pretends To Be A ‘Toyol’ to Prank Neighbours, Caught Red-Handed By The Police" artikel tersebut juga memperoleh perhatian orang dari luar negeri.
Banyak netizen yang berkomentar atas aksi prank tuyul yang dilakukan oleh bocah 13 tahun asal Depok ini.
"Bocah Depok gitu loh, Tim Jaguar aje di Prank Tuyul..wkwkwkw," komentar Alwian Saputra di salah satu forum parodi Facebook.
"Setelah ada bocah ngeprank jadi pocong, barusan nonton berita ada bocah juga prank jadi tuyul. Ada-ada saja," cuit @yuniisulis.
"Lebih laku mana? Konten beli ikan cupang atau konten prank jadi tuyul?" komentar @munasatyaa.
Setelah prank tuyul ini membuat geger netizen, diharapkan tak akan ada lagi prank yang bisa membahayakan orang lain, apalagi jika orang tersebut mempunyai riwayat penyakit jantung.
Beruntung tim Jaguar Polresta Depok telah menangani bocah pelaku prank tuyul ini. Semoga bocah-bocah ini tidak mengulanginya lagi.
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih