Selasa, 17 September 2019
Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia : Jum'at, 23 Agustus 2019 | 10:30 WIB

Hitekno.com - Stand Up Comedian, Tretan Muslim belum lama ini menyampaikan kritik pedasnya untuk Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan stasiun televisi terkait sensor di bagian dada robot yang ia rasa lebay. Untuk hal ini, Tretan Muslim meminta agar KPI memberikan teguran.

Kritikan pedas dari Tretan Muslim ini ia sampaikan melalui cuitan di akun @TretanMuslim pada Kamis (22/8/2019) lalu.

Langsung mengirim mention ke akun Twitter KPI, Tretan Muslim merasa jika sensor yang dilakukan stasiun televisi terlalu lebay atau berlebihan. Padahal objek yang disensor hanyalah bagian dada robot.

Bersama dengan cuitannya, Tretan Muslim juga mengunggah potret tayangan di salah satu stasiun televisi swasta.

Menayangkan film Automata, pihak stasiun televisi sengaja melakukan sensor pada bagian dada robot pilgrim dalam kisah tersebut.

Seperti yang diketahui, KPI selaku lembaga pengawasan siaran memang menetapkan aturan agar stasiun televisi tidak menayangkan beberapa adegan yang terlalu terbuka dan sensual.

Diduga berpatok pada aturan tersebut, stasiun televisi ini lalu melakukan sensor pada bagian dada robot yang dianggap sensual dan senonok.

Tretan Muslim protes KPI. (twitter/TretanMuslim)

Dirasa tidak masuk akal dan terlalu lebay, Tretan Muslim lalu menyampaikan kritikannya. Dirinya berharap KPI segera menegur pihak stasiun televisi tersebut.

''Dear @KPI_Pusat tolong stasiun TV yg sensor nya terlalu lebay di tegor dong, ITU HANYA TETEK ROBOT YA WOYY'' cuit Tretan Muslim protes.

Seolah sependapat dengan Tretan Muslim, beberapa netizen juga memberikan komentarnya. Menurut netizen, aksi sensor ini malah membuat penonton khususnya anak-anak kehilangan definisi mengenai robot.

''Semakin disensor malah bikin anak-anak kehilangan definisi kalo itu robot. Kalau disensor anak-anak malah nanya itu apa, malah di googling, malah penasaran. Oi @KPI_Pusat'' tulis akun @maulization.

''Astaga please ya siapa yang nafsu sama lempengan besi'' komentar akun @Agustin_enka.

Hingga artikel ini dibuat, masih belum ada tanggapan resmi dari KPI maupun stasiun televisi terkait kritikan pedas Tretan Muslim untuk sensor bagian dada robot ini.