hitekno.com - Sebuah foto jamur raksasa tumbuh di jok motor membuat heboh netizen hingga viral di Twitter. Bagaimana bisa ada jamu sebesar itu dibiarkan saja?
Seorang netizen dengan akun Twitter @ali_surabayaa mempostingkan foto jok sepeda motor dengan jamur raksasa ini pada 3 September 2019 kemarin.
"Gara gara single, tempat duduk belakang motornya dinaiki cendawan (jamur)," tulis @ali_surabayaa.
Namun setelah ditelusuri, foto ini juga viral di Facebook dipostingkan fanspage Kementrian Humor Indonesia dari kiriman netizen bernama Adam K.
Dalam foto yang viral di Twitter ini, nampak sepeda motor Hoda Wave (versi Thailand/Vietnam dari Honda Revo) warna biru sedang terparkir di luar ruangan.
Dalam jok motor tersebut, terbuka bagian kanannya sebagai ruang di mana jamur raksasa ini tumbuh. Bukan cuma satu, ada beberapa jamu berwarna putih kecokelatan di sana.
Tidak diketahui di mana dan siapa pemilik sepeda motor ini. Namun dari plat nomor belakang dan jenis motornya, kemungkinan bukan di Indonesia.
Karena jomblo, tidak jok ini lama tak dipakai berboncengan. Namun jika sudah muncul jamur raksasa ini, siapa juga yang mau membonceng motor tersebut.
Beragam tanggapan netizen pun meramaikan foto yang viral di Facebook dan Twitter. Kebanyakan mengakui dibuat ngakak setelah melihatnya.
"Ini kayanya motor anak biologi, Abis ngelab di mikrobio main cendawan (jamur), Sporanya kebawa," tulis @gabrielammalaa.
"Eh seriusan itu numbuh jamur? Bukan tempelan?" tanya @janganduain.
"Luar biasa, motor nya bisa dibuat wirausaha budi daya jamur," komentar @anggy_bian.
"Setelah ku perhatikan ternyata itu bukan jamur asli tp jamur mainan yg di jait ke jok motor yg sobek orang thailand mah creative," teori Kamila Purnama Mey.
"Oh,ini penyebab adanya istilah 'nunggu ampe jamuran'," tulis Amos J Simanungkalit.
Itulah foto jamur raksasa tumbuh di jok motor yang viral di Twitter dan Facebook. Apakah itu jamur beneran, atau cuma modifikasi gaya baru?
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih