Sabtu, 20 April 2024
Agung Pratnyawan : Senin, 21 Oktober 2019 | 19:57 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Hitekno.com - Pendiri Gojek, Nadiem Makarim telah menemui panggilan Presiden Jokowi di Istana. CEO Gojek ini disebut-sebut akan menduduki jabatan menteri dalam kabinet Jokowi yang baru.

Nadiem Makarim  sendiri sudah mengundurkan diri dari Gojek, setelah ia dipanggil oleh Presiden Jokowi ke Istana pada Senin (21/10/2019).

"Hari ini Nadiem dipanggil Bapak Presiden untuk hadir di Istana Negara untuk menjadi bagian dari kabinet baru. Kami sangat bangga karena founder Gojek akan turut membawa Indonesia maju ke panggung dunia," kata Chief Corporate Affairs Gojek, Nila Marita.

"Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya, di mana visi seorang pendiri startup lokal mendapat pengakuan dan dijadikan contoh untuk pembangunan bangsa," imbuh dia.

Nadiem Makarim, setelah bertemu dengan Presiden Jokowi selama sekitar 40 menit di Istana pada Senin, mengaku telah menerima tawaran untuk masuk ke pemerintahan. Meski demikian ia tak merinci pos apa yang akan diduduki.

Nadiem Makarim gabung kabinet Jokowi - Ma'ruf. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

"Saya sudah dikasih tahu dan saya sudah menerima secara formal," kata Nadiem ketika ditanya oleh wartawan.

Sebagai ganti Nadiem, Gojek kini akan dipimpin oleh Andre Soelistyo, Presiden Gojek Grup dan Kevin Aluwi, co-founder Gojek.

"Kami telah memiliki rencana yang matang ke depan dan akan mengumumkan lebih jauh mengenai arti pengumuman ini bagi perusahaan dalam beberapa hari ke depan," lanjut Nila.

Posisi apakah yang akan diemban Nadiem Makarim di kabinet Jokowi nanti? Apakah masih berkaitan dengan apa yang dilakukannya bersama Gojek selama ini?  (Suara.com/ Liberty Jemadu).

BACA SELANJUTNYA

Layanan Hemat, Upaya Gojek Perluas Pasar sekaligus Dorong Peluang Pendapatan Mitra