Jum'at, 15 November 2019
Dinar Surya Oktarini | Amelia Prisilia : Kamis, 07 November 2019 | 18:15 WIB

Hitekno.com - Maraknya open donasi yang dilakukan rupanya disalah gunakan oleh beberapa oknum. Yang terbaru, seorang gadis mengaku bahwa ayahnya bangkrut dan ibunya sakit keras, dirinya lalu meminta donasi. Belakangan, terungkap bahwa kisah ini hanya kebohongan.

Kisahnya bermula dari cuitan @yen****** mengenai ayahnya yang bangkrut karena bengkel kerja sang ayah disita oleh pihak bank. Keadaan semakin diperparah usai sang ibu sakit keras dan harus dirawat di rumah sakit.

Bangkrutnya usaha sang ayah membuat gadis ini harus mencari pekerjaan untuk membantu keuangan keluarganya. Berbagai usaha ia lakukan untuk mendapat pekerjaan, sayangnya tidak kunjung berhasil.

Merasa putus harapan, dirinya lalu meminta donasi dari netizen Twitter sambil membagikan kisahnya beserta foto bengkel kerja si ayah dan sang ibu yang terbaring sakit.

Sempat mendapat simpati dari netizen, kisah ini viral sebelum kemudian seorang netizen dengan akun @muth****** membongkar kebohongan gadis tersebut.

Umbar cerita sedih demi donasi. (twitter.com)

Netizen ini menjelaskan bahwa foto bengkel milik sang ayah yang diunggah gadis ini adalah tempat service yang berada tepat di depan perumahannya. Jika gadis ini mengaku berasal dari Tangerang, bengkel tersebut justru berada di Cirebon.

Lebih lanjut, netizen ini menyebutkan bahwa sang ibu dalam foto tersebut bukanlah ibu gadis yang meminta donasi ini.

''Bapaknya masih sehat wal afiat. Adik saya cerita kalau 2 minggu lalu dia ambil kipas angin yg sdh selasai diservis di sana. Si ibu, istri bapaknya yg punya servisan pun masih saya lihat sebulan lalu lewat depan rumah.'' tulis @muth******.

Umbar cerita sedih demi donasi. (twitter.com)

Kisah ini semakin terasa janggal usai si pembuat thread memilih untuk mengganti username Twitter yang ia gunakan menjadi @ttua****.

Hingga kini, masih belum diketahui identitas asli dari sosok oknum yang umbar cerita sedih demi donasi ini. Namun, cukup merasakan, banyak yang meminta agar modus penipuan seperti ini tidak lagi terjadi ke depannya.

Mengenai akhir kisah ini memang masih belum diketahui. Netizen masih ramai-ramai mencoba memeriksa jejak digital oknum yang mengumbar cerita sedih demi donasi tersebut. Perlu sangat waspada dengan modus-modus seperti ini ya.