hitekno.com - Kisah dan curhatan dari driver ojol yang juga merupakan janda 3 anak ini mendapatkan perhatian dari netizen. Ia menceritakan bahwa dirinya baru saja mengalami orderan fiktif dari ulah customer yang tidak bertanggung jawab.
Seorang netizen dengan nama Dahlia Mellyshah Ramadhan membagikan postingan mengenai curhatan driver ojol di forum Facebook INFO LOKER BEKASI.
Unggahan yang ia bagikan berhasil viral di Facebook setelah mendapatkan lebih dari 700 Like dan puluhan komentar dari netizen.
Membuat sedih sekaligus geram, postingan tersebut bahkan telah dibagikan lebih dari 1.100 kali hanya dalam waktu satu hari saja.
Akun Facebook bernama Dahlia Mellyshah sebenarnya hanya membagikan ulang screenshot unggahan dari driver ojol bernama Yulian yang mengaku telah ditipu oleh orderan fiktif.
Ia menceritakan bahwa dirinya adalah janda 3 orang anak yang berencana membeli obat untuk salah satu anaknya yang sedang sakit.
Ketika menyelesaikan orderan dan mengantarkan ke alamat tujuan, ia justru dikatain sebagai driver ojol yang g*bl*k.
Sang customer kemudian melakukan cancel order sehingga driver ojol itu tidak mendapatkan bayaran.
Kemudian, janda 3 orang anak itu membawa makanan yang sudah terlanjur dipesan senilai Rp 530 ribu kepada panti asuhan terdekat.
Ia bahkan membagikan foto anaknya yang terduduk karena menahan sakit untuk menunggu obat.
Aksi orderan fiktif yang kembali menimpa driver ojol ini mendapatkan beragam komentar dari netizen.
"As* buntung, manusia laknat! Geram gue jadinya.. Kagak tau apa nyari uang susah..pengen jadi presiden biar bisa ngehukum orang yang ngerjain seperti itu," kata Listiyo Kristianto.
"Inilah sisi negatif dari konten YouTube sampah," balas Pocong Sosmed.
Itulah tadi kisah menyedihkan driver ojol yang terkena orderan fiktif Rp 530 ribu sehingga viral di Facebook, bagaimana pendapat kamu?
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi