hitekno.com - Bagi orang Indonesia atau orang Asia Tenggara, rambutan merupakan buah yang sangat familiar di sekitar mereka. Namun bagi bule yang jarang menemui buah ini, mereka bisa kesulitan atau bahkan kebingungan mengenai cara mengupas serta membukanya.
Seorang netizen Malaysia dengan akun bernama @sabrinemra membagikan video kocak mengenai bule yang kebingungan saat akan memakan buah rambutan.
Postingan yang dibagikan berhasil viral di Twitter setelah mendapatkan lebih dari 12 ribu Retweet dan 9 ribu Like.
Akun tersebut sebenarnya hanya membagikan ulang video milik seorang influencer di TikTok dengan akun bernama @hommiepen.
Dikutip dari Hitz.com, Gavin Smith selaku pemilik akun dari @hommiepen justru ditertawakan oleh netizen dari Asia setelah ia kebingungan mengenai bagaimana cara membuka dan memakan rambutan.
Influencer asal Amerika Serikat ini menggunakan alat pengupas kentang untuk membuka rambutan.
Ia mencukur bagian atas rambutan hingga buahnya terlihat menonjol di permukaan.
Setelah itu, ia mengiris buah rambutan menjadi dua sebelum memakannya secara langsung.
Seperti durian, rambutan merupakan tumbuhan asli Asia Tenggara sehingga orang Eropa dan Amerika Serikat mungkin belum banyak yang familiar dengan buah tersebut.
Rambutan banyak ditemui di beberapa tempat dan negara termasuk Afrika, Kamboja, Karibia, India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan Sri Lanka.
Mungkin Gavin Smith jarang mengunjungi beberapa negara di atas sehingga ia kurang "familiar" dengan rambutan.
"This is weird (ini sangat aneh)," kata Gavin Smith saat membuka isi rambutan dengan alat pencukur.
"Haduh, rambutannya kok dibotakin gitu sih? Bisa jadi botaktan namanya..hahaha," komentar @achidwhiip.
"Di saat dia sedang berusaha ngupas, aku dah ngehabisin sekeranjang rambutan..lol," tulis @dstypink.
Itulah tadi aksi kocak orang Amerika yang mencukur rambutan sehingga viral di Twitter, bagaimana pendapat kamu?
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih