Senin, 06 Juli 2020
Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta : Selasa, 24 Desember 2019 | 15:18 WIB

Hitekno.com - Seperti yang telah diketahui, banyak sekali hoaks yang beredar di media sosial jika kita tidak berhati-hati dalam menyikapi kebenarannya. Dalam sebuah thread, netizen ini berpendapat bahwa masyarakat Indonesia mudah termakan hoaks karena rendahnya literasi yang dimiliki mereka.

Seorang netizen dengan Twitter bernama @S*N**l*, membagikan thread yang menampakkan masyarakat Indonesia mudah terhasut oleh sebuah kabar dan ilustrasi yang salah.

Akun tersebut sebenarnya membagikan ulang tulisan viral dari F*u*tina Pr*ma Aks*r* di sebuah situs pertukaran pengetahuan, Quora.

"Tulisan konyol di media sosial yang menunjukkan rendahnya literasi masyarakat Indonesia. Hal-hal seperti inilah yang menyebabkan Berita Hoaks tumbuh subur di Indonesia," kata @S*N**l*.

Ia membagikan screenshot pengguna Facebook yang mengunggah postingan mengenai seorang anak muda Palestina yang disiksa oleh tentara Israel.

Contoh fanspage Facebook yang menyebarkan hoaks lengkap dengan ilustrasi yang salah. (Twitter)

Pengguna Facebook bernama *mm* M*ti*ra D**w*h mengklaim dan menceritakan bahwa seorang anak ganteng asal Palestina telah meninggal di penjara karena tidak mendapatkan hak penanganan medis.

Ia juga meminta netizen untuk mendoakan seorang anak bernama Sami Abu Dyak yang fotonya juga diunggah oleh orang tersebut.

Namun setelah ditelusuri, foto yang dicantumkan bukan Sami Abu Dyak seperti yang telah diceritakan, melainkan foto seorang aktor asal Amerika Serikat, Ian Michael Nelson.

Foto yang diunggah dalam postingan ternyata adalah foto Ian Nelson ketika masih muda.

Unggahan yang menampilkan bahwa akun sebelumnya mencantumkan kabar dan ilustrasi yang salah. (Twitter)

Padahal dalam postingan, sudah banyak netizen yang memercayai kabar itu dan ikut mendoakan sang anak yang meninggal di dalam penjara.

Akun @S*N**l* juga memberikan contoh lain ketika terdapat unggahan yang mengilustrasikan darah di bawah truk.

Narasi yang diberikan adalah saat itu pasukan China sedang membantai warga Uighur sehingga diunggah juga sebuah gambar yang seperti cairan darah lengkap dengan sensor untuk memburamkannya.

Namun saat ditelusuri lebih lanjut, itu bukan pembantaian, akan tetapi sebuah kecelakaan di mana truk memuntahkan banyak kotak penyimpanan sirup yang dibawanya.

Salah satu unggahan hoaks yang memanfaatkan gambar palsu di internet. (Twitter)

Thread yang disebar oleh @S*N**l* mengajarkan agar kita tidak menelan mentah-mentah suatu kabar sehingga mengecek kembali kebenarannya.

Banyak netizen yang memberikan beragam komentar atas thread ini.

"Di kantorku ada mantan pensiunan, saat masih aktif memiliki jabatan lumayan, tetapi saat ini setiap hari nyebar tipuan gitu lewat WA, gak mikir lagi benar salah," kata @b*d***ca.

"Iya miris banget sama rendahnya literasi di Indonesia. Ada anak di prodi dan seangkatan sama aku juga gitu. Sementara dia punya posisi, pernah jadi koorku juga. Langsung aku mikir 'Kamu orang yang bisa pendidikan aja bisa kayak gini ya'. Pantes hoaks nyebar," tulis @e*gw*i*

Itulah tadi pendapat netizen mengenai suburnya hoaks di Indonesia sehingga viral di Twitter, bagaimana pendapat kamu?