hitekno.com - Seorang driver ojol baru-baru ini berbagi kisahnya saat menemukan uang Rp 2 juta di jalan yang ia lewati. Tidak mengambilnya, driver ojol ini justru memilih meletakkannya kembali dan meninggalkannya begitu saja.
Apa yang dialami driver ojol ini diunggah oleh akun @awreceh.id pada Kamis (9/1/2020) lalu dan menjadi viral di Instagram. Akun ini diketahui mengunggah screenshot unggahan si driver ojol di Facebook.
"Ga salah juga sih" tulis caption dalam unggahan @awreceh.id.
Dalam unggahannya, driver ojol ini berkisah mengenai dirinya yang menemukan uang Rp 2 juta yang berada di dalam dompet.
Dompet ini nampak tergeletak di jalanan, diduga kuat dompet ini tidak sengaja terjatuh dari kantong pemiliknya.
Saat menemukan dompet dengan isi uang Rp 2 juta ini, driver ojol tersebut sempat memeriksanya sebelum kemudian meletakkannya kembali.
Berdasarkan unggahannya tersebut, driver ojol ini beralasan bahwa dirinya membutuhkan uang Rp 5 juta, bukan Rp 2 juta seperti yang dipunya oleh si pemilik dompet.
Tidak diketahui dengan pasti mengenai nasib dompet berisi uang Rp 2 juta ini. Pasalnya, unggahan si driver ojol tidak menjelaskan apa-apa.
Namun, sesaat setelah menjadi viral di Instagram, unggahan ini mendapat beragam komentar dari netizen.
"Mending buat gue" tulis netizen dengan akun @aulia_tri_utami.
"Gue ambil dompetnya, uangnya gue sedekahin" komentar pemilik akun @cacazani.
"Jiwa miskinku bergetar wkwkwk" ungkap akun @dacinaaa.
Menjadi viral di Instagram, unggahan @awreceh.id mengenai driver ojol temukan uang Rp 2 juta di jalan ini sudah mendapat 352.087 likes dan lebih dari 2.000 komentar netizen.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi