hitekno.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate memberikan bantahan dari tudingan netizen yang menyebutkan kalau pihaknya telah menutup situs streaming film ilegal, Indoxxi.
Seperti diketahui, Indoxxi telah jadi sorotan setelah memutuskan menghentikan layanan streaming film ilegal.
"Kalau mau ngomong soal Indoxxi, saya tidak pernah tutup itu Indoxxi. Kominfo pun tidak pernah blokir Indoxxi," ujar Johnny G Plate dalam acara Kominfo Connect di Jakarta, Kamis (30/1/2020).
"Ini karena kesadaran bahwa ilegal bisnis tidak dapat terbangun di Indonesia, IndoXXI menutup dirinya sendiri. Jangan disinformasi, karena disinformasi tidak bermanfaat bagi kita bersama," lanjut dia.
Plate berharap tidak hanya Indoxxi yang perlu menyadari hal itu, tetapi situs streaming lainnya yang juga beroperasi ilegal dapat melakukan hal yang sama.
Pernyataan tersebut dipicu oleh sindiran panas atau roasting komika Kiki Saputri dalam acara Kominfo Connect yang menyebut Johnny "adalah musuh netizen," karena telah memblokir Indoxxi.
Kiky Saputri memang terkenal sering melontarkan roasting terhadap sejumlah tokoh dalam beberapa kesempatan stand up comedy yang dilakukannya.
Pemain film "Imperfect" itu pernah menyindir politisi Fadli Zon, Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Kerja 2014-2019 Susi Pudjiastuti, termasuk Menkominfo Kabinet Kerja 2014-2019 Rudiantara.
Sementara itu, Indoxxi menutup layanan mereka per 1 Januari 2020.
"Sangat berat, tapi, harus dilakukan, terima kasih kepada seluruh penonton setia kami, terhitung sejak 1 Januari 2020 kami akan menghentikan penayangan film di website ini," demikian bunyi pengumuman di laman Indoxxi, pada akhir Desember 2019 lalu.
Itulah pengakuan Menkominfo Johnny G Plate yang membantah pihaknya telah menutup Indoxxi. (Suara.com/ Liberty Jemadu).
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Local Media Community: Masukan terhadap Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
DTI Series 2026 Hadirkan Kolaborasi Pemerintah dan Industri untuk Percepatan Transformasi Digital Indonesia
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi