Rabu, 08 Juli 2020
Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta : Rabu, 19 Februari 2020 | 13:27 WIB

Hitekno.com - Seekor anak sapi yang menggemaskan ternyata membuat anak-anak dari peternakan Irlandia Utara senang bukan kepalang. Lahir pada pertengahan Februari atau bertepatan Hari Valentine, anak sapi ini berhasil viral di Facebook.

Parkshaw Farm yang ada di Irlandia Utara dikejutkan dengan seekor anak sapi dengan bentuk hati pada bulu kepalanya.

Anak-anak kecil yang tinggal di sekitar peternakan langsung tak sabar untuk berfoto dengan anak sapi menggemaskan tersebut.

Akun fanspage Facebook UNILAD membagikan membagikan pemandangan itu sehingga viral di Facebook setelah mendapatkan lebih dari 135 ribu Like dan ribuan komentar dari netizen.

Cukup unik dan langka, postingan bahkan telah dibagikan lebih dari 83 ribu kali hanya dalam waktu 3 hari saja.

Sapi dengan pola bulu berbentuk hati atau ''love'' ini menarik perhatian. (Reddit/ byu_gill__gill)

Ini bukan pertama kalinya anak sapi lahir dengan pola berbentuk hati.

Pada tahun 2014, di daerah Eropa bagian utara juga terdapat sapi cokelat dengan pola yang sama.

Bahkan di tahun 2009, seekor anak sapi yang terlahir pada 25 Januari di Fujisawa, Prefektur Kanagawa, Jepang juga memiliki pola berbentuk hati sehingga dihubungkan dengan Hari Valentine.

Sapi dengan bulu kepala berpola seperti hati viral di Facebook. (Facebook/ UNILAD)

Beberapa netizen juga memakaikan beberapa sapi dengan pernak-pernik khusus seperti sarung telinga hingga sarung kaki.

Saat musim dingin yang berlangsung hingga akhir Februari, beberapa pemilik anak sapi yang dijadikan hewan peliharaan memakaikan sarung telinga agar hewan tersebut tetap hangat.

Akun Twitter bernama @ThisFarmingMan_ membagikan postingan anak sapi penuh dengan aksesori untuk menghangatkan tubuhnya sehingga viral di Twitter.

Sapi yang memakai penutup telinga ini bikin netizen heboh. (Twitter/ ThisFarmingMan_)

Dikutip dari UNILAD, thread yang dibagikan menjadi pemicu tren penggunaan berbagai aksesori pada anak sapi peliharaan di Eropa mulai pertengahan tahun 2019.

Profesor William Dee Whittier yang merupakan seorang ilmuwan sekaligus peneliti sapi menjelaskan bahwa meski terlihat aneh namun pemasangan "penghangat" pada anak sapi bisa cukup membantu.

"Suhu ekstrem paling berisiko. Telinga dan ekor yang beku menyebabkan perubahan penampilan ternak tetapi tidak mempengaruhi kinerja ternak secara signifikan. Namun apabila kaki anak sapi membeku, ia harus ditidurkan atau mereka bisa mati karena kedinginan"

Punya bentuk lucu, kini anak sapi yang dijadikan hewan peliharaan dengan berbagai aksesori justru menjadi tren di kalangan peternak Eropa.